Keluarga Korban Pingsan Dengar Vonis Hakim

0
355
Keluarga Korban Pingsan Dengar Vonis Hakim Hukum
Suasana sidang tuntutan sebelumnya pada Juni lalu, yang juga sempat terjadi keributan

ZONA HUKRIM – Tujuh warga Mopusi yang tersangkut kasus pembunuhan di Puncak Tongara, Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, pada November tahun lalu, akhirnya disidangkan dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, Rabu (16/7) pukul 14.00 WITA.

Ketujuh terdakwa kasus pembunuhan almarhum Reymon Wuse, warga Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan, empat diantaranya yakni YS alias Yohan (27), EL alias Eding (30) dan LD alias Uman (27) serta SY alias Yedi (24), dalam surat putusan nomor 66/Pid.B/2014/PN.Ktg dijatuhi 8 tahun pidana penjara oleh majelis hakim.

Sementara ketiga terdakwa lain dalam berkas terpisah yakni RK alias Kiki (22), SS alias Nul (24), AT alias Andi (29), dalam surat putusan nomor 65/pid B/2014/PN.Ktg dijatuhi vonis yang sama yakni 8 tahun pidana penjara.

Para terdakwa divonis majelis hakim lantaran terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 170 ayat (1) jo ayat (2) ke 3 KUHPidana. Majelis Hakim dalam sidang tersebut diketuai Nur Dewi Sundari SH, anggota Erick I Christoffel SH dan BM Cintia Buana SH.

Vonis yang dijatuhi hakim lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) AH Mayangkara SH, yang sebelumnya menuntut 6 tahun pidana penjara kepada tujuh terdakwa itu.

Sementara, usai mendengar putusan majelis hakim, keluarga korban sontak histeris tak terima putusan tersebut, bahkan kakak korban sempat jatuh pingsan. “Kami pihak keluarga keberatan dengan putusan itu, kami akan lanjutkan upaya hukum,” kata Farly Wuse yang merupakan ayah korban.(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here