Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung Kembali Disidang

0
379

 

Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung Kembali Disidang Hukum
F: Ilustrasi (acehnationalpost)

ZONA HUKRIM – Sidang kasus pencabulan seorang ayah terhadap anak kandungnya kembali berlanjut dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, Senin (07/4) siang tadi.

Pantauan zonabmr.com, sidang tertutup itu digelar mulai pukul 11.00 Wita dengan Majelis Hakim yang ketuai Nur Dewi Sundari SH, beranggotakan Erick I Christoffel SH dan B Made Cintia Buana SH. terdakwa saat berada dalam ruangan mengenakan kemeja putih serta peci dikepalannya.

Informasi dihimpun zonabmr.com, dalam sidang tersebut, terdakwa berinisial YL (39) warga Desa Sangkub Timur, Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut), mengaku di hadapan majelis hakim bahwa dirinya satu kali menyetubuhi korban. Terdakwa juga mengakui sering melihat anak laki-lakinya menyetubuhi anak peremuannya (korban.red) tersebut dan dirinya tidak melarang. Sementara aksi yang dia lakukan sendiri terhadap korban yang juga anaknya itu, dibeberkannya saat istrinya tengah keluar untuk bekerja.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Adjei SH, kemudian menanyakan apakah kemaluan korban berdarah, terdakwa mengatakan tidak. Sidang kemudian ditutup majelis hakim dengan menggagendakan sidang lanjutan pada Senin pekan depan.

Sebelumnya, terdakwa YL didakwa oleh JPU dengan pasal 81 ayat (1) atau kedua pasal 82 UU Perlindungan Anak No 23/2002, dengan ancaman pidana penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

Berdasarkan surat dakwaan JPU nomor REG.PERK:PDM-03/R.1.19/Euh.2/2/2014, kasus pencabulan ini terjadi Desember 2013 lalu. Ibu korban melapor ke Polsek Sangkub yang selanjutnya dilakukan visum di Puskesmas Bintauna yang hasilnya positif kemaluan korban memiliki tanda disetubuhi. Laporan ibu korban ke polisi tersebut dilakukan setelah sebelumnya mendengar langsung cerita dari korban Bunga (nama samaran-usia 13 tahun) bahwa dirinya telah disetubuhi terdakwa.(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here