Kasus DBD Meningkat, Dinkes Kembali Ingatkan Soal 3M

0
162
Kasus DBD Meningkat, Dinkes Kembali Ingatkan Soal 3M Kotamobagu
Nyamuk Aedes Aegypti

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 64 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Kota Kotamobagu selang Januari hingga awal Maret tahun ini. Bahkan ada yang dinyatakan meninggal dunia akibat terjangkit penyakit bawaan nyamuk tersebut.

Sejumlah warga menilai, kondisi itu menjadi tanda awas bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai instansi terkait. Mereka meminta pencegahan dini dan sosialisasi harus lebih dimaksimalkan.

“Jangan nanti sudah ada korban baru bertindak. Rata-rata yang terserang DBD adalah anak-anak. Ini harus jadi perhatian serius dinas kesehatan, mengingat kasus DBD terus bertambah,” ungkap Fauzan, warga Mogolaing, ketika bersua zonabmr.com belum lama ini.

Menanggapinya, Kepala Bidang Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kotamobagu, Dachlan Mokodompit mengungkapkan, berbagai upaya pencegahan sudah dilakukan. Namun begitu, ia meminta kesadaran masyarakat terutama dalam menjaga kebersihan dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat.

“Menerapkan pola hidup bersih dan sehat adalah upaya dini pencegahan DBD dan juga penyakit lainnya,” ujar Dachlan.

Ditambahkannya, beberapa cara mudah melakukan pemberantasan sarang nyamuk, yakni dengan menguras, menutup, mengubur dan menghindari gigitan nyamuk, “Cukup dengan 3M dan membiasakan hidup bersih, kita sudah terhindar dari ancaman DBD,” tambah Dachlan.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here