Kasus Mami Boltim Disebut Jadi “Bola Pimpong”

0
214
Kasus Mami Boltim Disebut Jadi "Bola Pimpong" Hukum
Kapolres Bolmong AKBP William Simanjuntak SIK

ZONA HUKRIM – Proses pengusutan kasus dugaan korupsi dana makan minum (Mami) DPRD Boltim di tangan Polres Bolmong jadi “bola pimpong”. Begitu dikatakan salah satu pegiat Lembaga Pengetahuan Hukum dan Ekonomi Terapan, Sofyanto Mamonto saat bersua zonabmr.com, Kamis (14/7) sore, di warkop Jarod Matali.

“Jika tidak ada bukti hukum pada kasus tersebut, buat saja SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan). Jangan digantung, karena hal ini akan menimbulkan pertanyaan publik, ada apa di balik kasus Mami Boltim? Apa lagi dari 24 orang yang tersandung kasus ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik,” kata Sofyanto.

Terkait hal itu, Kapolres Bolmong melalui Kepala Bagian Humas, AKP Saiful Tammu mengatakan, pihaknya terus memproses kasus tersebut. Saat ini, perkaranya dalam tahap perampungan berkas.

“Kami masih terus melakukan perampungan berkas. Rencananya perkara ini akan digelar lagi. Setelah ada hasil gelar perkara, akan kami koordinasikan dengan pihak Kejaksaan untuk kelengkapan berkas guna mendapatkan P21,” kata Tammu.

Baca Juga:

Kasus MaMi Boltim ‘Mengendap’ di Polres Bolmong

Mantan Terpidana Kasus Mami Boltim Curhat

Kasus Mami Boltim Masuk Target Utama Kejari

Menangapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Dasplin mengatakan pihaknya telah mengirimkan petunjuk P19 kepada penyidik Polres Bolmong. “P19 sudah kami kirim sekitar 4 bulan yang lalu. Jadi untuk saat ini pihak kami tingal menunggu pelimpahan berkas perkara tersebut,” ujarnya.

Diketahui, 24 orang yang ditetapkan tersangka kasus tersebut terdiri dari 20 anggota DPRD Boltim periode 2009- 2014 dan empat PNS yang satu di antaranya telah meninggal dunia pada 2014 silam. Dari 20 anggota dewan yang telah ditetapkan menjadi tersangka, tujuh di antaranya terpilih lagi pada di pemilihan legislatif 2014 dan satu menjadi anggota DPRD Provinsi Sulut.

Sebelumnya juga, mantan bendahara DPRD Boltim, Satria Mokodompit, telah divonis 1 tahun oleh Pengadilan Tipikor Manado dan telah tuntas menjalani masa hukumannya.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here