Kejari Genjot Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Reses

0
371
Kejari Genjot Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Reses Hukum
Ivan R Bermuli SH

ZONA BOLMONG –.Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu terus menindaklanjuti pengusutan dugaan korupsi dana reses di lingkup DPRD Bolmong tahun 2013.

Setelah sebelumnya melakukan penggeledahan, sita dokumen dan memeriksa dua anggota DPRD Bolmong serta dua staf Sekretariat Dewan (Sekwan), penyidik Kejari kembali menjadwalkan pemanggilan pihak-pihak yang berkaitan dengan pengembangan kasus tersebut.

“Sementara ini, kami sedang susun jadwal pemanggilan. Pastinya, 30 anggota DPRD periode 2009-2014 akan kita panggil. Jadwalnya kalau bukan pekan ini, mungkin pekan depan kami panggil,” kata Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Ivan Bermuli, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/10).

Saat ditanya terkait pernyataan sejumlah anggota DPRD Bolmong bahwa sebagian besar kerugian negara telah dikembalikan sebagaimana rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan cara pelunasan tuntutan ganti rugi (TGR), Ivan mengatakan, jika dalam tahap penyidikan nanti indikasi korupsinya kuat, maka pelunasan TGR itu tidak akan menghilangkan unsur pidana.

“Pengembalian TGR tidak menghilangkan unsur pidana. sifatnya hanya meringankan saja. Apalagi, kita turun melakukan penyelidikan sesudah masa pengembalian TGR berakhir pada 6 September lalu. Karena, dokumen yang sering kami minta tidak pernah diserahkan, makanya kami langsung turun melakukan penyitaan dokumen tersebut. Intinya, kasus ini tetap akan jalan, tidak diam,” terangnya.

Terpisah, Ketua DPRD Welty Komaling, saat dikonfirmasi enggan mengomentari dugaan kasus dana rerses tersebut. “Soal itu, saya tak mau menaggapi,” singkat Welty.

Peliput: Wiradi Gilalom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here