Kelola Anggaran Besar, Legislator Usul Pemkot Dampingi Desa

ZONA KOTAMOBAGU – 15 desa akan mengelola anggaran besar di sisa empat bulan terakhir tahun anggaran 2017. Total ada sekira 36 miliar anggaran yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (Dandes) yang akan masuk ke desa. Untuk memaksimalkan pengelolaanya, pihak DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk melakukan pendampingan kepada para pengelola anggaran tersebut.

“Harus ada pendampingan dari instansi terkait terhadap 15 desa yang mendapatkan penambahan anggaran pada APBD Perubahan. Ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” kata anggota DPRD, Meydi Makalalag, pada rapat paripurna pembicaraan tingkat I Ranperda APBD Perubahan, pekan lalu.

Menanggapinya, Walikota Tatong Bara, mengungkapkan pengelolaan dana desa dan ADD ditiap desa menjadi perhatian pemerintah kotamobagu. “Apalagi dengan bertambahnya anggaran yang masuk ke tiap desa, maka perhatian pemerintah tentu akan lebih besar lagi, sehingga dapat digunakan sesuai aturan, bermanfaat bagi masyarakat dan tidak berkonsekuensi hukum dikemudian hari,” ungkap Tatong.

Disisi lain, Tatong mengapresiasi pihak DPRD yang menaruh perhatian terhadap pengelolaan dana di tiap desa. “Terima kasih kepada DPRD atas saran kepada kami,” sebut Tatong. (ads/gito)

You might also like

Wali Kota Kawal Proposal Pemkot ke Kementerian

ZONA KOTAMOBAGU – Upaya Wali Kota Kotamobagu Ir. Tatong Bara, dalam membangun daerahnya terus dilakukan maksimal meski di tengah kesibukan menjalani aktifitas sebagai pemimpin masyarakat. Terbukti, Srikandi Kotamobagu ini jelang

Pansus LKPJ Inspeksi Realisasi Proyek SKPD

ZONA KOTAMOBAGU – Usai evaluasi 33 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Kotamobagu, Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun angggaran 2014, turun lapangan melakukan pengecekan realisasi

Bagian Humas Pemkot Gelar Pelatihan Protokol dan MC

ZONA KOTAMOBAGU – Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Kotamobagu memberikan pelatihan keprotokoleran dan MC (master of ceremony) kepada perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah serta pemerintah desa dan kelurahan, di Aula

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply