Kepala Diknas Boltim Dinilai Persulit Kontraktor

0
566

Kepala Diknas Boltim Dinilai Persulit Kontraktor Boltim
ZONA BOLTIM – Kontraktor CV Sinar Bayoki, pelaksana pengadaan alat peraga berbanderol sekitar 500 juta di SMA dan SMK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mengaku kecewa dengan kinerja Yusril Damopolii,S.Pd, MM Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), Pemerintah Kabupaten Boltim, yang belakangan meminta harga satuan per barang yang dibayar meski realisasi pengadaan barang sudah 83 persen serta dokumenya sudah lengkap.

“Selama ikut pengadaan bahkan sampai di Mabes Polri, yang dihitung volumenya, tidak pernah dihitung harga satuan, tapi Kadis meminta harga satuan barang. Kami nilai Kadis goblok, PPTK juga bloon,” sembur kedua kontraktor Rean Mamonto dan Nani Andriani kepada sejumlah wartawan, Jumat (27/12) lalu.

Mamonto menambahkan, pengadaan barang sudah 83 persen. Sementara kewajiban uang muka 30 persen dari pemerintah hingga sekarang ini sepeser pun belum direalisasikan. Namun disisi lain, Kadis sendiri terkesan mempersulit kontraktor.

“Justru Diknas lebih sering melihat kekurangan dari pada kelebihan kami. Jujur selama saya ikut pengadaan, kalau ada barang lebih saya hibahkan ke pemerintah demi Boltim,” ungkapnya dengan nada kesal.

Menanggapi hal ini, Kepala Diknas Pemkab Boltim Yusril Damopolii,S.Pd,MM ketika dikonfirmasi mengatakan, permintaan harga satuan barang kepada pihak pelaksana wajib diminta Diknas sebagaimana amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 tahun 2012.” Aturanya seperti itu, pihak pelaksana harus memasukan harga satuan barang yang dibayar,” singkat Damopolii.(war)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here