Keputusan Kontroversi Wasit Buyarkan Langkah Tim Sepak Bola Kotamobagu ke Final

0
278
Keputusan Kontroversi Wasit Buyarkan Langkah Tim Sepak Bola Kotamobagu ke Final Headline Olahraga
Tim Sepak Bola Kota Kotamobagu.

ZONA OLAHRAGA – Tim Sepakbola Kota Kotamobagu gagal lolos ke partai final Pekan Olahraga (Porprov) ke-X Kota Bitung. Pada laga semi final melawan tim tuan rumah Kota Bitung, anak asuh I Wayan Hendrajaya kalah lewat drama adu penalti dengan skor akhir 3-4, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Pada laga yang dipimpin Wasit Jeky Runtulalo itu, Tim Kota Kotamobagu unggul terlebih dahulu pada menit ke-80, lewat sontekan Saiful Hippi. Namun sangat disayangkan, kemenangan yang sudah di depan mata itu buyar, setelah tim tuan rumah menciptakan gol balasan di menit 90+2 melalui tendangan penalty.

Keputusan Kontroversi Wasit Buyarkan Langkah Tim Sepak Bola Kotamobagu ke Final Headline Olahraga
Perangkat pertandingan yang memimpin laga antara Kota Kotamobagu vs Kota Bitung di babak semi final cabang olahraga sepak bola.

Hadiah penalty bagi tuan tuan rumah yang diberi wasit itu, dinilai kontroversial.

“Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Kotamobagu, bola jatuh di tengah-tengah kerumunan pemain dan terjadi kemelut dalam situasi itu. Tiba-tiba wasit meniup peluit. Pemain kedua tim justru sama-sama bingung, kemudian wasit menunjuk titik putih menghadiahi penalti untuk tim Bitung,” terang Sekretaris Tim, Reflin Buntuan, saat dikonfirmasi Wartawan Zonabmr.com.

Lanjutnya, penonton yang menyaksikan pertandingan itu katanya juga bersorak kebingungan atas keputusan  yang kontroversial itu. “Wasit memutuskan pemain Kotamobagu nomor punggung 3 handsball. Padahal pemain (nomor punggung 3) itu berada jauh dari posisi jatuhnya bola,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, saat laga berlangsung sempat terjadi insiden pemukulan yang dilakukan pemain Bitung kepada pemain belakang Kotamobagu atas nama Bakri Paputungan.

“Tapi entah kenapa justru pemain kita yang mendapat kartu kuning dan tidak memberi hukuman sama sekali terhadap pemain lawan. Padahal kejadiannya tepat berada di depan pengawas pertandingan dan hakim garis,” ungkapnya.

“Kami sangat menyayangkan keputusan kontroversial wasit. Sayang melihat perjuangan anak-anak yang sangat luar biasa, yang tiba-tiba dirampas oleh kekeliruan wasit di menit-menit akhir pertandingan,” tambahnya. (gjm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here