Kesehatan Memburuk, MMS Batal Ditahan Kejari Kotamobagu

0
423
Kesehatan Memburuk, MMS Batal Ditahan Kejari Kotamobagu Headline Hukum
Kasi Pidsus Kejari Kotamobagu, Ivan Bermuli

ZONA HUKRIM – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu batal menahan tersangka korupsi TPAPD Bolmong, Marlina Moha Siahaan (MMS), yang resmi di dilimpahkan penyidik Polres Bolmong Senin (01/6) pukul 09.00 Wita pagi tadi.

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kotamobagu, Ivan Bermuli, kondisi kesehatan MMS tak memungkinkan untuk dilakukan penahanan. Bahkan katanya, tekanan darah MMS naik setelah dua kali diperiksa di ruangannya.

“Iya, rencana mau ditahan, namun kondisi tidak memungkinkan. Kami tak mau mengambil resiko. Selama berada di ruangan, dia (MMS) sudah mual-mual. Setelah lama berkoordinasi dengan tim, dan tim sepakat tidak dilakukan penahanan,” kata Ivan.

Lanjutnya, kondisi kesehatan MMS ada catatan medisnya oleh dokter dari jakarta. “Sakitnya itu ada empedu di ginjal dan radang otak,” ujar Ivan.

Sementara saat ditanyakan kapan kasus mantan Bupati Bolmong dua periode itu dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Manado, Ivan mengaku belum bisa memastikan.

“Akan diusahakan secepatnya. Kalau bisa minggu ini, kami akan mengambil sikap. Kami akan mempelajari lagi berkas tahap II ini,” tegasnya.

Sekadar diketahui, kasus tersebut berawal ketika Pemerintah Kabupaten Bolmong mengalokasikan dana APBD untuk pembayaran TPAPD tahun anggaran 2010 sebesar Rp 12.337.400.000,-.

Sejumlah penyimpangan kemudian mencuat setelah BPKP Sulut melakukan audit dan mendapati telah terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp 3.810.425.000,-.

Polres Bolmong yang menangani kasus tersebut kemudian menetapkan sejumlah tersangka yang merupakan bawahan MMS saat menjabat sebagai Bupati Bolmong. Diantaranya bahkan telah menjalani vonis penjara.

Reporter: Zulkifli Linggotu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here