Konflik Doloduo-Ikhwan, Enam Warga Kena Tembak

0
564
Konflik Doloduo-Ikhwan, Enam Warga Kena Tembak Hukum
Hisar Siallagan

ZONA HUKRIM – Kembali terjadi tawuran antar kampung (Tarkam) di wilayah Dumoga, kali ini antara Desa Ikhwan dan Desa Doloduo Minggu (19/4) sekira pukul 11.30 Wita, malam tadi. Peristiwa itu mengakibatkan sedikitnya enam warga Doloduo kena tembakan, tiga diantaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr R.D.Kandou Manado.

Tarkam kedua desa ditengarai akibat perseteruan sekelompok pemuda yang berawal dari adu kenalpot racing, hingga saling serang antar warga kedua desa. Disaat bersamaan Satuan Brimob yang baru saja usai melaksanakan pengamanan Pleno KPUD Bolsel, melintas dan segera melerai pertikaian hingga berhasil membubarkan masa Desa Ikhwan.

Hal itu dikatakan Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Hisar Siallangan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Iver Manossoh SH, saat dihubungi zonabmr.com Minggu (20/4). Kata Manossoh, meski perseteruan berhasil diredam namun belakangan yang terjadi Satuan Brimob malah diserang masa.

“Aparat dihujani tembakan senjata angin, panah wayer serta lemparan batu. Jadi masa malah menyerang aparat saat itu, bahkan seorang aparat yang berdiri disamping Kapolres Bolmong terkena peluru senapan angin,” kata Manossoh.

Lanjut Manossoh, aparat melakukan langkah penanganan segera agar menghindari korban jiwa dari konflik itu. “Apalagi memang wilayah tersebut riwayat konfliknya sangat tinggi,” katanya.

Sementara dari peristiwa tersebut, enam warga yang mengalami luka tembak, tiga diantaranya yakni Asrul Marwan (19), Heri Bonde (29), Sulianti Mokoagow (29), dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr R.D.Kandou Manado sekira pukul 03.30 Wita. Mereka didampingi empat personel Satreskrim Polres Bolmong.

“Personel kami diturunkan untuk mendampingi ke tiga korban dan keluarganya. Semoga para korban dirawat sebaik mungkin oleh tim medis,” kata Manossoh, seraya menambahkan pihaknya akan membantu biaya selama perawatan para korban.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here