Kurang Personel Jadi Kendala Dinsosnaker Kawal Penyaluran THR

0
304

Kurang Personel Jadi Kendala Dinsosnaker Kawal Penyaluran THR Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kotamobagu, pekan sebelumnya telah mengedarkan surat ke masing-masing perusahan tentang pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja. Begitu dikatakan Kepala Disnsonaker melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Ratna Adharani, Selasa (28/06).

Dalam surat pemberitahuan tersebut, kata Ratna, diberitahukan agar supaya membayaran THR dilaksanakan tujuh hari sebelum Lebaran Idul Fitri, “Hingga saat ini kami belum menerima adanya laporan terkait THR. Sebelum edaran itu disampaikan, ada juga perusahan yang sudah membayar THR bagi karyawannya lebih dahulu,” katanya.

Ratna menambahkan, jika kedapatan perusahan yang tidak membayarkan THR kepada para pekerjanya, maka sanksi akan diberikan pihaknya, ”Kami akan memberikan sanksi berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh produksi, pembekuan izin usaha, dan denda lima persen dari total seluruh THR,” ujarnya.

Di sisi lain, Ratna mengungkapkan bahwa keterbatasan pegawai membuat pihaknya kesulitan turun langsung untuk pemeriksaan di tiap-tiap perusahan, “Jumlah pegawai cuma tujuh orang, sedangkan perusahan di Kotamobagu ada 273 dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 3293 orang,” urai Ratna.

Meski demikian, Ratna menyampaikan untuk lebih memudahkan para pekerja yang mengalami masalah terkait THR, Dinsosnaker Kotamobagu sebelumnya membuat Posko Satgas Ketenagakerjaan bertempat di gedung SKPD Dinsosnaker Kotamobagu. Disediakan juga nomor SMS center 082393196248, “Nomor ini bisa dihubungi jika ada masalah atau ingin melaporan soal THR,” terangnya.(anhar/gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here