Lahunduitan Tanggapi Seriusi Kasus Honda K2 Boltim

0
377
Lahunduitan Tanggapi Seriusi Kasus Honda K2 Boltim Boltim
Ilustrasi

ZONA BOLTIM – Adanya dugaan keterlibatan beberapa oknum pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bolmong Timur (Boltim) dalam pemalsuan dokumen SK honor bodong pada seleksi Kategori Dua (K2) beberapa waktu lalu, mengundang perhatian salah satu pemerhati hukum, DM Lahunduitan SH.

Menurut Lahunduitan, unsur praduga tak bersalah kini menjadi persepsi dari perkara keabsahan SK honor bodong. Katanya, dari laporan yang masuk di Polres terkait penyelewengan K2, Kabupaten Boltim paling parah, “Ini kan biadab, mereka berbuat sewenang-wenangnya menyangkut nasib orang lain, ini harus dijadikan perhatian khusus siapa dalang dibaliknya” kata Lahunduitan kepada zonabmr.com, Minggu (16/3) sore tadi.

Lanjut Lahunduitan, intervensi para pejabat di daerah ini seakan telah menjadi momok yang sangat menjijikan, dirinya menyayangkan jika benar adanya informasi mengenai pemecatan sejumlah honor yang melakukan pelaporan di Polres Bolmong. “Bila itu dilakukan sangat menjijikan daerah ini, masyarakat yang lemah selalu menjadi korban” ungkapnya.

Selain itu, dirinya memberikan apresiasi kepada sejumlah organisasi kepemudaan yang turut memperhatikan perkara kasus K2 di Boltim ini. “Saya berterimah kasih kepada para aktivis khususnya HMI Cabang Bolmong Raya, yang ikut memberikan dorongan kepada Polres Bolmong agar dapat menuntaskan kasus ini” ujarnya.

Ia berharap, Bupati Boltim Sehan Landjar, dapat memecat para pejabat yang terlibat dalam dugaan pemalsuan SK honor Bodong tersebut. “Mudah-mudahan Eyang bertindak tegas dengan adanya persoalan ini,” harap advokat yang juga ketua LBH Rudi Centre ini.

Diwawancarai terpisah, salah satu Honorer Daerah (Honda) yang gagal dalam seleksi K2 Boltim mengharapkan, agar aparat kepolisian dapat segera menuntaskan laporan 36 SK Bodong itu. “kami hanya ingin keadilan”  singkat pria yang sepuluh tahun mengabdi sebagai Honorer di Pemkab Boltim.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here