Landjar Dinilai Tidak Taat Hukum

0
456
Landjar Dinilai Tidak Taat Hukum Boltim Headline Hukum
Charlie Audry

ZONA HUKRIM – Penyerahan barang bukti dan tersangka kasus penganiayaan yang melibatkan anak bupati boltim, Fuad Landjar, oleh penyidik Polsek Kotabunan, ditolak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, Jumat (18/9) sore tadi. Pasalnya, penyerahan tahap II tersebut tanpa kehadiran tersangka Fuad.

Baca juga: Penyerahan Berkas Tersangka Fuad Landjar Tak Jelas

Dari pantauan zonabmr.com, sejak pagi hingga sore tadi hanya Hilda Mokodompit yang datang ke Kejari Kotamobagu untuk rencana tahap II kasus tersebut.

Sementara, salah seorang penyidik Polsek Urban Kotabunan saat dimintai keterangan terkait keberadaan tersangka Fuad, memilih irit bicara, “Nanti tanya saja ke Kapolsek,” katanya.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kotamobagu, Febrian Muhammad, mengatakan, penyerahan tahap II kasus itu harus secara bersamaan antara Fuad Lanjdar dan Hilda Mokodompit, “Kasus ini, penyerahan barang bukti dan tersangkanya harus sama-sama, nda bisa kalau cuma satu,” singkat Febrian. (Baca juga: Jaksa Minta Kasus Anak Bupati Boltim Segera Dilimpahkan)

Sementara itu, Charlie Audry selaku pengacara Hilda Mokodompit saat diwawancarai mengatakan, kliennya selaku warga negara indonesia yang baik maka patut terhadap hukum. “Kalau seperti saat ini cuma Hilda saja yang datang gimana?  Saya menilai Fuad tidak koperatif serta tidak taat dalam hukum. Jangan sampai perkara ini akan membuat masalah baru lagi kalau cuma Hilda yang diserahkan,” ujarnya.

Lanjut dijelaskannya, berdasarkan petunjuk Mabes Polri dan Polda Sulut, untuk berkas perkara kasus tersebut harus sama-sama proses tahap II-nya, “Surat dari Mabes Polri dan Polda Sulut menyatakan agar kasus ini berkas perkaranya harus sama dikirim, begitu juga penyerahan barang bukti dan tersangkanya harus sama-sama,” kata Charlie.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kotabunan Kompol Efendi Manoppo belum bisa dimintai keterangan terkait kendala penyerahan barang bukti dan tersangka Fuad Lanjar. Dihubungi via telepon selulernya tersambung namun tak dijawab, SMS pun belum dibalas.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here