Lantaran Buah Kelapa, Perkara Perdata Berbuah Pidana

0
559
Lantaran Buah Kelapa, Perkara Perdata Berbuah Pidana Hukum Kotamobagu
Ilustrasi

ZONA HUKRIM – Lahan perkebunan di Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan, yang menjadi sengketa terkait proses lelang pihak Bank Sulut yang sampai saat ini masih dalam proses kasasi di Mahkamah Agung (MA), kembali menjadi perkara baru setelah pihak Ir.Gandi hamid selaku penggugat, melaporkan adanya pencurian pihak tergugat yakni IB alias Benu

Gandi mengatakan, pencurian buah kelapa yang dilakukan tergugat diketahuinya saat terjadi pembelian sejumlah kelapa oleh warga yang dijual oleh tergugat. “Tergugat menjual kelapa dari tanah yang masih milik saya, sebap putusan pengadilan belum memiliki keuatan hukum tetap karena ada kasasi,” ungkap Gandi seraya mengatakan pencurian tersebut membuat dirinya rugi 10 juta rupiah.

Bamin Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Bripka. Prangko Paath, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan sudah diterima dan sekarang masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya.

Diketahui, dalam perkara sengketa tanah tersebut, pihak tergugat menang sejak dari Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu dan Pengadilan Tinggi Manado. namun saat ini penggugat masih menyatakan kasasi ke MA RI.

Tergugat IB melalui kuasa hukumnya Rahmat Adati, saat dikonfirmasi zonabmr.com. menepis apa yang dituduhkan tergugat dalam laporan kepolisian. Rahmat mengatakan buah kelapa tersebut dipetik karena permintaan tetangga lahan sengketa itu.

“Kata mereka (tetanga.red) buah kelapa sudah banyak yang tua hingga sering jatuh sendiri. mereka takut karena beresiko mencelakakan orang. Namun kalau memang laporan ke polisi itu diseriusi pihak tergugat, maka kami akan melaporkan hal yang sama kepada penggugat,” tegas Rahmat seraya megatakan mereka memiliki bukti apa yang dilakukan penggugat dilahan itu saat perkara masih berproses di PN Kotamobagu.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here