Mantan Terpidana Kasus Mami Boltim Curhat

0
326
Mantan Terpidana Kasus Mami Boltim Curhat Boltim
Ilustrasi


ZONA BOLTIM
– Perasaan bahagianya ditunjukkan SM alias Satria, setelah dibebaskan Sabtu (05/7) pekan lalu, usai dirinya menjalani vonis 1 tahun pidana penjara, terkait kasus korupsi dana makan minum (mami) DPRD Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

“Sekarang sudah senang, tak ada lagi beban seperti tahun lalu. Karena sudah selesai dijalani (hukuman.red),” ungkap Satria

Sejak dibebaskan, dirinya kembali beraktivitas sebagai sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Boltim. Ia pun dengan leluasa menceritakan pengalamannya selama menjalani hukuman. Dirinya mengaku begitu sedih ketika mengingat kembali mantan atasannya yang juga ikut menjadi tersangka yang meninggal dalam tahanan polisi.

“Sedih saat mendengar kabar itu, kasihan dia tak menerima apa-apa. Kami tak menerima apa-apa, saya sesuai keputusan hakim tidak menerima uang sepeser pun,” tegas Satria.

Satria juga kembali mengurailkan kasus tersebut. Katanya, uang itu dikeluarkan atas persetujuan rapat badan musyawarah DPRD. “Bukan seperti yang dinyatakan dewan selama ini, yang menyudutkan pihak sekretariat dewan. Untuk saat ini saya belum mau kesitu (dewan). Saya masih trauma,” ujar Satria.

Dirinya pun mempertanyakan mengapa hingga saat ini 20 anggota dewan yang menjadi tersangka justru tidak ditahan. “Padalah sejumlah pegawai Setwan yang ditetapkan tersangka kini sudah lama ditahan dan sedang menjalani sidang di pengadilan Tipikor,”  tuturnya.

Sementra itu, Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Iver S. Manossoh, saat dimintai tanggapan mengatakan selain putusan pengadilan perkara Satria, pihaknya masih menunggu keterangan ahli sesuai petunjuk kejaksaan. Saat disinggung soal kapan penahanan para tersangka, Manossoh kembali menegaskan pihaknya masih menunggu waktu yang tepat, katanya.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here