Maraknya Peredaran Komix, Pemkot Batasi Penjualan

0
182

Maraknya Peredaran Komix, Pemkot Batasi Penjualan Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Maraknya penyimpangan pengunaan obat batuk Komix, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu. Disusul, Pemkot melalui Dinas Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan penjualan serta penyimpanan obat tersebut pada Rabu (20/7) kemarin.

Kepala Bidang Promosi Kesehatan (promkes) Dahlan Mokodompit mengatakan, untuk menekan pengunaan Komix yang berlebihan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran bagi setiap apotek dan warung wilayah setempat.

“Sesuai instruksi Wali Kota Tatong Bara, agar dilakukan pengawasan peredaran obat komix di kalangan anak muda. Untuk kami telah menyampaikan ke masing-masing apotek dan seluruh warung yang ada agar tidak menjual obat tersebut melebih dari ketentuan,” kata Dahlan.

Dalam surat edaran itu lanjut Dahlan, telah dijelaskan ketentuan yang harus diikuti pihak apotek dan warung, “Setiap apotek hanya bisa menyimpan 20 sachet, dan menjual pada setiap masyarakat maksimal 10 sachet. Sedangkan untuk warung hanya bisa menyimpan 10 sachet serta maksimal 2 sachet setiap pembeli,” ujar Dahlan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Sahaya Mokoginta menambahkan dengan adanya surat edaran itu, pihaknya berencana akan melakukan sidak di lapangan, “Bagi pemilik warung penjual komix diharapkan harus mengetahui identitas pembeli, bila tidak jelas apa lagi anak-anak jangan diizinkan,” katanya.

Ditegaskan Sahaya, jika kedapatan ada apotek maupun warung yang melangar ketentuan tersebut maka akan diberikan sanksi, “Pasti akan ada sanksi. Tidak ada lagi alasan setiap warung menyimpan melebih ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here