Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY

Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY Tahukah Anda?

SIAPA yang tak kenal dengan Susilo Bambang Yudhoyono, orang nomor satu di Indonesia yang akrab disebut pak SBY, sudah pasti dikenal seluruh masyarakat Indonesia. Namun Presiden ke-6 Republik Indonesia ini punya sedikit cerita masa lalunya, penasaran dengan ceritanya?

Berikut enam kutipan beserta foto masa lalu pak SBY dan keluarga, yang berhasil dirangkum zonabmr.com melalui akun resminya SBY di Google+.

1. Baru beberapa hari setelah menikah, Lettu Inf. Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herrawati harus segera berpisah kembali karena Pak SBY ditugaskan ke Timor Timur. Saat itu Timor Timur adalah daerah dengan perang yang sangat berbahaya. Menyusul keputusan Pemerintah untuk meresmikan operasi pembebasan Timor Timur sejak tanggal 7 Desember 1975, sejumlah pasukan secara berkala dikirim ke sana. Konon, daerah perang itu menjadi kawah Chandradimuka yang bisa mematangkan ketangguhan prajurit, namun dengan ancaman kematian yang juga besar. Inilah satu ciri khas penting dalam lingkup kehidupan prajurit. Ketika suami menyatakan siap berangkat dengan gagah berani, sang istri pun harus menyerukan siap untuk ditinggal.

Setiap akan berangkat bertugas, Pak SBY selalu mengatakan kepada istrinya, “No news is a good news. Kalau tidak ada berita, berarti baik.” Kata-kata itu selalu berhasil membuat Ibu Ani tenang.

Foto ini diambil saat Pak SBY berwisata bersama Ibu Ani, ketika Ibu Ani sedang mengandung anak pertama mereka, Agus Harimurti Yudhoyono.

Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY Tahukah Anda?

 

2. Pada tahun 1974 sampai dengan tahun 1979, Presiden SBY menempati rumah seluas 36 m2 di asrama tentara Dayeuh Kolot, Bandung. Kemudian tahun 1980 sampai 1986, Alhamdulillah meningkat menempati rumah type 70 di asrama TNI Manggaan, Bale Endah Cimahi, Jawa Barat.

Menurut Presiden SBY, sebelas tahun mendiami rumah tipe kecil , justru mendatangkan kebahagiaan. Karena kebahagiaan tidak bisa diukur dari besarnya rumah. Begitu dekat hubungan antara ayah, ibu dan anak, dan juga hubungan antara tetangga. Keluarga dengan rumah sekecil apapun, apabila jalinan kasih sayang tumbuh mekar dengan baik, bangsa Indonesia meskipun menjadi bangsa yang maju modern, dan globalisasi, tetap menjadi masyarakat yang tetap peduli dengan sesama.

Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY Tahukah Anda?

3. Presiden SBY dan Ibu Ani membesarkan anak-anak mereka dengan penuh kasih sayang. Meskipun dalam kondisi keuangan yang pas-pasan, Pak SBY dan Ibu Ani selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya. Pada saat Pak SBY menjabat sebagai Komandan Batalyon, saat itu ia mendapatkan jatah makanan tambahan berupa satu cangkir kaleng bubur kacang hijau dari kantor. Pak SBY tidak menyantapnya di kantor, melainkan disimpan untuk dibawa pulang. Sampai di rumah, diberikan kepada Ibu Ani untuk diolah kembali dengan menambahkan santan, gula merah dan pandan agar jumlah bubur kacang hijau semakin banyak dan bisa disantap bersama keluarga.

Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY Tahukah Anda?

4Di tahun 1973, semasa menjadi pimpinan Korps Taruna, Sermatutar (Sersan Mayor Satu Taruna) Susilo Bambang Yudhoyono selalu menjadi panutan oleh rekan-rekannya. Tidak hanya jiwa kepemimpinan yang menonjol, banyak kemampuan di berbagai bidang juga dimilikinya. Salah satunya adalah kemampuan berbahasa asing sehingga Sermatutar Yudhoyono merasa tidak canggung ketika berkomunikasi dengan pejabat Negara asing.

Tampak dalam foto, Sermatutar Yudhoyono bersama rekan-rekannya sedang asyik berdiskusi dengan Atase Pertahanan Amerika Serikat untuk Indonesia saat berkunjung ke Akademi Militer, Magelang.

Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY Tahukah Anda?

 

Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY Tahukah Anda?

5. Pertemuan Presiden SBY dan Ibu Ani pertama kali terjadi saat Presiden yang duduk di tingkat empat AKABRI melapor pada Gubernur Sarwo Edhie Wibowo, untuk memberi sambutan peresmian Balai Taruna. Saat itu, Ibu Ani yang tengah berlibur di Lembah Tidar berkenalan dengan Presiden SBY. Awalnya, Ayah SBY yang pensiunan Danramil kaget dengan pertemanan putranya dengan putri seorang Jenderal. Namun faktanya, keluarga kecil SBY- Ani selalu harmonis karena dilandasi sikap saling menghormati dan musyarawah dalam pengambilan keputusan. Presiden SBY juga tahu kapan harus turun tangan menyelesaikan tantangan dalam berkeluarga, dengan mengedepankan cara yang santun.

Bagi Presiden SBY, Ibu Ani tidak sekedar istri dan ibu dari kedua putranya. Ibu Ani sekaligus menjadi teman diskusi, sekretaris pribadi, dan pendengar yang baik.

  

Foto dan Cerita Tempo Dulu Presiden SBY Tahukah Anda?   6. Seringnya Pak SBY bertugas jauh dari keluarga, membuat Ibu Ani harus mengatasi berbagai masalah keluarga sendiri. Di samping itu, Ibu Ani juga memang tak ingin mengganggu tugas suaminya dan membebani Pak SBY dengan berbagai urusan rumah tangga. Sedari dulu Pak SBY dan Ibu Ani Yudhoyono selalu melakukan musyawarah sebelum memutuskan sesuatu. Pak SBY tidak pernah mengambil keputusan, apalagi menyangkut rumah tangga, sebelum membicarakan bersama istrinya. Sehingga keluarga kecil SBY – Ani berjalan harmonis.

Ada saat-saat dimana Ibu Ani membutuhkan bantuan Pak SBY dalam kehidupan rumah tangga mereka, termasuk dalam mengasuh Agus dan Ibas. Yang namanya anak-anak, pasti ada saat yang membuat mereka tak menuruti kata-kata ibunya. Untuk hal seperti itulah Pak SBY turun tangan. Cara Pak SBY dalam menangani anak-anaknya bukan dengan marah yang meledak-ledak. Ia tak pernah emosional. Cara berbicaranya juga selalu teratur. Pak SBY selalu memanggil kedua anaknya tidak untuk memarahinya melainkan memberikan penjelasan bahwa perbuatan itu tidak benar, dan memberi tahu seharusnya bagaimana.

(Foto keluarga ini dibuat di studio foto di Dili, Timor Timur pada tahun 1986 pada saat Pak SBY menjadi Dan Yon. Ibu Ani Yudhoyono mengenakan kain bermotif Wahyu Tumurun yang masih dirawat dan sesekali dipakai hingga saat ini)

1 Comment

Leave a Response