Mau Gadaikan Suara atau Pilih Sesuai Hati Nurani?

0
361
Mau Gadaikan Suara atau Pilih Sesuai Hati Nurani? Politik Zoner
Ruslan Panigoro

SEMBILAN April 2014 Mendatang, merupakan hari yang mendebarkan bagi ratusan bahkan ribuan Calon legislative yang memberanikan diri terdaftar di Daftar Calon tetap (DCT) Masing-masing Partai Politik untuk bertarung di 2014 mendatang.

Tahun politik sudah di depan mata. Janji manis akan kembali diumbar. Tinggal rakyat yang menentukan, apakah mau jadi penonton atau juri (pemilih) yang rasional demi masa depan Bangsa Indonesia dan selang lima tahun mendatang.

Saat ini tak perlu kita merasa heran jika semua Parpol dan para Calegnya sudah  merapat ke tengah masyarakat dengan alasan peduli masyarakat kecil. Meski rela turun kelapangan hingga pelosok desa dan mengeluarkan uang banyak, mereka harus mengunjungi dan bahkan berkumpul dengan warga demi tebar pesona dan menyampaikan janji angin surga.

Tidak hanya itu, begitu pun dengan para penyelenggara pemilu yang terkesan berubah wujud berlagak super hero ingin menyelamatkan hak politik masyarakat yang belum terdata, ataupun tidak pernah terdata, semua memang seakan mendadak sangat serius untuk mengurus masyarakat.

Mari kita lihat di lapangan, demi sebuah hajatan lima tahunan bertajuk pesta demokrasi, mereka pun rela berpeluh lelah menyapa dan mendatangi warga yang selama ini berpeluh keringat pula menanti janji akan kesejahteraan dan tak peduli ratusan juta hingga triliunan rupiah keluar dari kocek pribadi dan kas negara. Mungkin kira-kira, seperti itu gambaran keberadaan tahun politik mendatang yang tinggal menghitung hari.

Semua percaya diri memiliki peluang yang sama untuk terpilih mendapatkan kursi yang terbatas. Setidaknya satu kursi akan diperebutkan 12 caleg jika seluruh parpol mengusung secara maksimal caleg di setiap daerah pemilihan (dapil). Ada sekitar jutaan ribu suara Rakyat Indonesia yang bakal mereka perjuangkan untuk mendapatkan suara. Angka yang tidak sedikit tentunya. Butuh kerja keras bagi partai maupun Caleg untuk mendapatkan dukungan suara itu.

Lalu bagaimana pula peta kekuatan politik jelang pemilu di Indonesia? kini hingga masa pencoblosan 9 April nanti? Sayang, tak satu pun lembaga survei nasional maupun lokal yang secara khusus meng-update peta politik.

sementara itu dari penelusuran di Lapangan, melihat dan mensurvey peta politik di Indonesia hingga bulan desember akhir ini, dimana Partai Politik Nasionalis berada di deretan teratas dan bisa mengambil simpati rakyat, diantaranya Partai Demokrat, Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan beberapa partai nasionalis lainnya. Dan saat ini mari kita meratap diri, apakah di 9 April mendatang kita mau menggadaikan suara kita, atau memilih sesuai hati Kita masing-masing? Andalah yang menentukannya.(***)

Penulis: Ruslan Panigoro (Jakarta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here