Mengaku Dipukuli, Terdakwa Kasus Cabul Tolak BAP Kepolisian

0
527
Mengaku Dipukuli, Terdakwa Kasus Cabul Tolak BAP Kepolisian Headline Hukum
ilustrasi

ZONA HUKRIM – Terdakwa kasus cabul terhadap anak tirinya hingga hamil, Rasid Darise (33), membantah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat penyidik kepolisian saat memeriksannya. Bantahan tersebut dikemukakannya dalam persidangan tertutup di Pengadilan Negeri Kotamobagu, yang diketuai Majelis Hakim, Christy Angelina Leatemia, Kamis (05/3).

Menurut terdakwa, BAP penyidik kepolisian tersebut ditolaknya lantaran saat pemeriksaan dirinya dipaksa dan dipukuli. Begitu pun dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ikut ditolaknya.

“Tambah lagi kita pe kaki dorang (polisi) ada tembak. Jadi kita pe kesempatan di saat persidangan ini kita tolak BAP Kepolisian dan dakwaan jaksa,” kata terdakwa saat diwawancarai zonabmr.com usai persidangan.

Sementara itu, JPU Nelson M. H. Malau, saat diwawancarai mengatakan, terdakwa membantah saat ditanyakan perbuatannya terhadap korban, “Terdakwa membantah, berbelit-belit di saat sidang tadi,” ujar Nelson.

Berdasarkan pengakuan dan keterangan terdakwa saat sidang tersebut, majelis hakim memutuskan untuk menghadirkan saksi verbalisan dari pihak kepolisian untuk pembuktikan keterangan terdakwa itu pada sidang selanjutnya.

“Jaksa akan menghadirkan saksi pada sidang berikut yang diagendakan pada Kamis (13/3). Agenda pemeriksaan saksi verbalisan dari penyidik kepolisian,” kata Majelis Hakim.

Data yang dirangkum zonabmr.com menyebutkan, dugaan perbuatan cabul terdakwa yang merupakan warga Desa Duminanga, Kecamatan Bolang Uki, Bolsel tersebut, terjadi Bulan Juni 2014. Saat itu korban Bunga (nama samaran) yang sedang berbaring untuk tidur, dibisiki oleh terdakwa akan memberikan uang Rp150.000 untuk berbuat intim. Korban menolak permintaan tersebut, namun terdakwa berhasil melancarkan aksinya cabulnya.

Peliput: Zulkifli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here