Meski Banyak Kendala, Rekrutmen KPPS Bolmong Rampung

0
222

Meski Banyak Kendala, Rekrutmen KPPS Bolmong Rampung Bolmong

ZONA BOLMONG – Jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara 9 Desember nanti, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolmong mengaku mengahadapi kendala. Salah satunya kurangnya pendaftar pada rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Kendala tersebut menurut Komisioner KPUD Daendels Somboadile, sesuai acuan Peraturan Komisi pemilihan Umum (PKPU) baru yang mewajibkan calon harus berijazah minimal Sekolah Menengah Atas (SMA), memasukkan ijazah yang dilegalisir, umur minimal 25 tahun, serta surat keterangan kesehatan.

“Di sejumlah desa, banyak pelamar yang tidak memenuhi syarat tersebut. Tapi kalau PKPU yang lama syaratnya minimal ada surat keterangan dari kepala desa (Kades) bahwa yang bersangkutan bisa baca tulis,” kata Deandels, Rabu (11/11).

Di tengah persyaratan yang dibilang lebih ketat dari sebelumnya, para pelamar belum memiliki kepastian soal nominal honorarium mereka. Padahal, untuk memenuhi persyaratan tadi, mereka harus mengeluarkan uang.

Honorarium KPPS itu dari KPU Provinsi Sulut. Beruntung, dalam pengurusan beberapa persyaratan seperti surat keterangan sehat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong memberikan kelonggaran dengan mengeluarkan edaran ke Puskesmas-Puskesmas bahwa bagi yang memerlukan surat tersebut hanya dikenakkan biaya Rp5 ribu.

“Padahal, sesuai Peraturan Daerah biayanya Rp20 ribu. Begitu pula untuk legalisir ijazah, Dinas Pendidikan Bolmong menggratiskan biaya legalisir,” ujarnya.

Meski demikian, rektutmen yang dibuka sejak 9 Oktober hingga 8 November telah rampung dilakukan. Sebanyak 2.387 KPPS telah direkrut untuk bertugas di 341 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 202 desa dan kelurahan di Bolmong.

Reporter: Wiradi Gilalom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here