Ongkos Bikin SIM Palsu Rp 50 Ribu, Ckckck…

0
455
Ongkos Bikin SIM Palsu Rp 50 Ribu, Ckckck... Hukum
Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Iver Manossoh SH

ZONA HUKRIM – Kasus penggunaan dan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu terus didalami tim Reskrim Polres Bolmong, menyusul ditahannya dua tersangka yang merupakan warga Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, guna proses penyidikan lebih lanjut. Begitu dikatakan Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Iver Manossoh SH, Jumat (09/5) sore tadi.

Dalam pendalaman sementara tim reskrim, diketahui upaya salah satu tersangka dalam membuat SIM palsu tersebut, lantaran motif ekonomi, “Karena tersangka SA memungut ongkos pembuatan, 50 ribu per SIM,” kata Manossoh.

Ditambahkannya, untuk motif lain terkait pembuatan SIM palsu oleh tersangka, masih akan didalami. Kedua tersangka pun, kata Manossoh, melanggar pasal 263 KUHPidana, “Mereka terancam pidana penjara 6 tahun,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, tim Reskrim Polres Bolmong menemukan alat pembuatan SIM palsu yang digunakan tersangka SA, di salah satu counter HP di Desa Bakan. dari situ diketahui sudah ada empat SIM yang dibuat dan digunakan. yakni atas nama Jupri Mokoginta (SIM B II), Suandi Mokodompit (SIM A), Iyeng (SIM B1) dan Arif Patingki (SIM BII), masing-masing SIM palsu tersebut tertera tanda tangan Kapolres Bolmong Hisar Siallagan.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here