Pedagang Lampu Botol Dapat Berkah

0
229
Pedagang Lampu Botol Dapat Berkah Kotamobagu
Pedagang lampu botol atau lampu minyak di Jalan Paloko Kinalang.

ZONA KOTAMOBAGU – Momentum malam pasang lampu atau monuntul yang sudah menjadi tradisi masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) di tiga hari terakhir Bulan Ramdhan, dimanfaatkan masyarakat khususnya para pedagang itu untuk mengais rejeki lewat berjualan lampu minyak atau lampu botol. Saat ini mulai bermunculan pedagang lampu di beberapa wilayah di Kota Kotamobagu. Bermodalkan botol minuman bekas dan sumbu, pedagang bisa meraup untung yang lumayan besar.

“Setiap tahun terutama disaat-saat seperti ini (Idul Fitri), saya selalu berjualan lampu botol. Alhamdulillah hasilnya lumayan untuk tambah-tambah kebutuhan hari raya,” kata Ayu, warga Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Ia mengungkapkan, lampu botol atau lampu minyak yang dijual itu dibuat dari botol bekas minuman energy yang dikumpulnya terlebih dahulu sebelum bulan ramadhan. “Saya kumpul botol lebih dulu kemudian dibuat lampu dan dijual lagi. Harganya dua ribu lima ratus per botol,” ungkapnya.

Ia mengakui, beberapa hari terakhir peminat lampu masih sepi. Namun ia meyakini dalam beberapa hari ke depan pembeli akan ramai, terlebih tahun ini ada lomba monuntul yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot). “Sekarang ini memang masih sepi. Setiap hari yang terjual hanya lima sampai sepuluh buah saja. Tapi biasanya kalau sudah dekat malam pasang lampu (monuntul) banyak yang membeli,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos), Adin Mantali, memastikan Pemkot akan kembali menggelar lomba monuntul tahun ini. Total hadiah berupa uang pembinaan yang disiapkan bagi untuk pemenang lomba mencapai puluhan juta rupiah. Lomba monuntul itu akan dimulai pada tiga hari terakhir bulan ramadhan. (ads/gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here