Pembangunan Shelter Dipacu

Pembangunan Shelter Dipacu Kotamobagu
Salah satu shelter yang sedang dibangun berada di Kelurahan Kotobangon.

ZONA KOTAMOBAGU – Pembangunan shelter terus dipacu. Saat ini realisasi pekerjaannya sudah berada di atas angka 60 persen dan ditargetkan rampung pada November mendatang. Pantauan koran ini, lantai dan tiang-tiang sudah terpasang. Demikian juga dengan tempat duduk yang sedang dalam perampungan.

“Progresnya sudah 65 persen. Kita terus awasi di lapangan agar pengerjaannya berjalan baik dan hasilnya sesuai yang kita harapkan,” kata Kepala Bidang Sarana Prasarana Lau Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub), Lexi Kembuan.

Ia mengungkapkan, shelter yang dibangun awalnya direncanakan sebanyak 22 dengan anggaran Rp1,4 miliar. Namun karena ada perbedaan lokasi serta banyaknya yang digunakan, sehingga tidak mencapai jumlah awal atau hanya 21. “Mudah-mudahan pekerjaannya bisa selesai tepat waktu, agar tahun depan kita tinggal menganggarkan sarana dan prasarana di shelter itu,” ungkapnya.

Shelter yang sedang dibangun itu terbagi dalam dua koridor dengan masing-masing 11 titik disetiap koridor. Untuk koridor pertama melintasi Kelurahan Mongkonai Barat, Mongkonai, Mongondow, Matali dan Berakhir di Pobundayan. Sedangkan koridor kedua melintas di Kelurahan Molinow, Mogolaing, Kotamobagu dan berakhir di Kelurahan Matali. “Pembangunannya terus dipacu agar selesai tepat waktu dan bisa segera difungsikan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, shelter tersebut merupakan infrastruktur penunjang dalam mendukung operasional lima unit Bus Rapid Transit (BRT) yang diberikan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) beberapa waktu lalu. “Kehadiran lima unit BRT ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memilih angkutan umum. Sekarang ini masyarakat hanya mengandalkan bentor,” tambahnya. (ads/trz)

Leave a Response