Home Headline Pemdes Moyag Todulan Bangun Posyandu dan Rumah Desa Sehat

Pemdes Moyag Todulan Bangun Posyandu dan Rumah Desa Sehat

0
335
Pemdes Moyag Todulan Bangun Posyandu dan Rumah Desa Sehat Headline Kotamobagu
Bangunan Posyandu dan Rumah Desa Sehat yang dibangun Pemerintah Desa Moyag Todulan.

ZONA KOTAMOBAGU – Dana Desa (Dandes) yang disalurkan pemerintah pusat, terus dimanfaatkan Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag Todulan, untuk pembangunan di dalam desa.

Selain pembangunan drainase, jalan rabat beton dan sejumlah fasilitas yang bersentuhan langsung dengan peningkatan ekonomi dan pelayanan masyarakat, Pemdes Moyag Todulan juga memanfaatkan Dandes dengan membangun Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Rumah Desa Sehat (RDS), dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan memprioritaskan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala Desa Moyag Todulan, Sartono Makalalag SH, melalui sekretaris desa, Dehan Pontoh mengatakan, progres pembangunan Posyandu dan Rumah Desa Sehat akan segera rampung.

“Untuk total anggaran pembangunan Posyandu dan Rumah Desa Sehat ini senilai Rp375.740.200. Anggarannya kita ambil dari dana desa tahap III dan pengerjaannya kita mulai sejak November lalu. Alhamdulillah saat ini bangunannya sudah berdiri dan tinggal pemasangan pintu kaca serta pagar besi,” ujarnya.

Lanjutnya, bangunan tersebut dibangun dengan konstruksi dua lantai, dimana untuk bangunan Posyandu berada di lantai satu dan rumah desa sehat di lantai dua. Menurutnya, program Rumah Desa Sehat merupakan pendekatan terhadap permasalahan kesehatan yang langsung menyasar pada masyarakat luas khususnya yang berada di desa.

“Rumah Desa Sehat merupakan fasilitas percepatan pembangunan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar, kesehatan lingkungan dan gizi masyarakat perdesaan yang dibangun serta difasilitasi oleh pemerintah dan dikelola masyarakat desa dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan kesehatan masyarakat, komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) serta upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM),” tuturnya.

Sementara bangunan Posyandu, kata Pontoh, untuk lebih mengoptimalkan layanan kesehatan bagi ibu dan balita. “Dengan dibangunnya Posyandu ini akan menjadikan layanan lebih nyaman dan bidan desa dapat bekerja lebih tenang ketika memeriksa ibu hamil dan balita. Sehingga nantinya semua kegiatan layanan kesehatan masyarakat akan mempunyai tempat sendiri-sendiri,” pungkasnya. (gjm)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here