Pemekaran PBMR, Olly: Tidak Lewat 2017 Ini

0
765
Pemekaran PBMR, Olly: Tidak Lewat 2017 Ini Kotamobagu
Tampak Olly Dondokambey diapit Walikota tatong Bara dan Anggota DPR Ri Yasti

ZONA KOTAMOBAGU – Ketua DPW PAN Sulut Ir Hj Tatong Bara, menyampaikan sekaligus menanyakan tiga hal penting ke Calon Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE, saat melakukan kunjungan kerja ke Kotamobagu bersama anggota DPR-RI dapil Sulut Yasti Soperedjo Mokoagow, Dirjen Binamarga Ir H Hedianto W Husaini MSCE, Msi dan anggota BPK-RI Dr H Rizal Djalil MM, Selasa (22/9).

Tiga hal yang disampaikan Tatong, di antaranya soal dukungannya ke pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandow (OD-SK) dalam kapasitas sebagai Ketua DPW PAN Sulut. Tatong juga menanyakan komitmen OD-SK terhadap Provinsi Bolmong Raya (PBMR) ketika terpilih sebagai Gubernur dan melihat Kota Kotamobagu sebagai calon Ibukota Provinsi.

Menjawab pertanyaan tersebut, Olly yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPR-RI itu mengatakan, harapan masyarakat BMR terkait cita-cita mewujudkan pemekaran PBMR dipastikan akan segera terealisasi paling lambat tahun 2017.

“Saya kira, tidak lewat dari 2017 ini, PBMR segera terwujud. Memang, sampai dengan kemarin belum ada pembicaraan pemekaran, karena saat ini pemerintah lagi menghadapi tantangan ekonomi global, sehingga anggaran untuk pembiayaan DOB (Daerah Otonom Baru) belum tersedia. Sehingga, pemerintah belum mengusulkan kembali Kabupaten/Kota atau Provinsi yang sudah pernah dibicarakan dan sudah hampir diketok pada masa DPR periode 2009-2014,” ujar Olly.

Meski demikian, Bendahara Umum DPP PDIP itu meyakini, jika pembahasan pemekaran wilayah akan segera dilanjutkan setelah krisis ekonomi global ini terlewati. Apalagi kata dia, setelah pemerintah melakukan evaluasi ternyata pemekaran memiliki dampak positif terhadap daerah.

“Jadi, setelah pemerintah mengevaluasi ternyata pemekaran itu lebih baik buat rakyat daripada tidak dimekarkan daerahnya. Dan sampai hari ini DPR juga melakukan evaluasi hal-hal seperti itu, namun setelah dilihat cuma 30 persen daerah yang butuh topangan dari pemerintah pusat setelah dimekarkan, akan tetapi 70 persen membuat daerah lebih sejahtera,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Olly juga berjanji untuk pembahasan APBN 2016 nanti, akan mengakomodir kepentingan Bolmong Raya termasuk Kota Kotamobagu sebagai calon Ibukota Provinsi, terutama untuk memperluas jalan daerah dan jalan nasional.

“Walaupun saya calon Gubernur, namun saya belum berhenti dari DPR, nanti setelah masa pembahasan APBN 2016 baru saya mengundurkan diri. Ini manfaat bagi saya pribadi dan bagi Sulut khususnya, karena janji politik bisa terealidasi selama saya mengawal hingga APBN 2016 diputuskan, apalagi dengan posisi saat ini sebagai ketua Fraksi dan anggota Badan Anggaran,” akunya.(idm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here