Pemkab Bakal Proses Hukum PT Rihendy Tryjaya

0
330
Pemkab Bakal Proses Hukum PT Rihendy Tryjaya Boltim
Aktifitas perusahaan di wilayah hutan Buyat-bukaka

ZONA BOLTIM – PT Rihendy Tryjaya yang sebelumnya bernama PT Sanmas Mitra Abadi, bakal berhadapan dengan persoalan hukum. Perusahaan tersebut dilapor telah melakukan pengrusakan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Lindung (HL) di wilayah Desa Bukaka dan Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan. Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Boltim, Dr, Sony Waroka.

Dikatakannya, laporan itu dilayangkan warga dan Sangadi Desa Buyat Barat. Atas laporan tersebut, polisi kehutanan langsung menuju lokasi dan didapati kondisi hutan sudah rusak parah. Tim kehutanan pun lansung melakukan pengukuran areal mana yang masuk kawasan HPT dan kawasan HL.

“Hasil dari tim lapangan, pihak perusahaan sudah melanggar hukum dan Undang-Undang (UU) nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, sehingga memang perlu dilaporkan ke polisi.” ujar Waroka, Rabu (19/8).

Tetapi sebelum persoalan masuk di ranah hukum, pihaknya terlebih dahulu akan melaporkan kasus itu kepada Bupati Boltim Sehan Landjar, “Pada intinya, perusahaan sudah melanggar aturan karena telah melakukan perusakan hutan tidak disertai dengan izin pinjam pakai hutan dari kementerian terkait. Jadi harus dilaporakan ke kepolisian,” cecar Waroka.

Langkah hukum yang akan dilakukan Pemkab Boltim tersebut bahkan mendapatkan dukungan Dishut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). “Saya ditelpon langsung oleh Kepala Dishut Provinsi Sulut, agar secepatnya mengumpul data untuk dilengkapi, biar secepatnya ditindaklanjuti proses hukumnya,” tandas Waroka.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Boltim, Pryamos SH, juga mengatakan bahwa aktifitas¬† perusahan dikawasan hutan Buyat tidak ada analisi mengenai dampak lingkungan (Amdal). “Aktifitas PT Rihendy sudah jelas ilegal, karena tak mengantongi Amdal,” kata Pryamos.

Reporter: Rahman Igirisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here