Pemkab dan Polda Sulut Silaturahmi Warga Imandi-Tambun

0
237
Pemkab dan Polda Sulut Silaturahmi Warga Imandi-Tambun Bolmong
Suasana dialog bersama warga Imandi.

ZONA BOLMONG – Menyikapi adanya gangguan kamtibmas yang terjadi akhir akhir ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow bersama jajaran Polda Sulut melaksanakan silaturahmi bersama warga Desa Tambun dan Imandi. Sabtu (03/10).

Silaturahmi tersebut bertempat di dua lokasi yakni SDN 1 Imandi serta di SDN Tambun. Hadir dalam acara tersebut Kapolda Sulut Brigjen Wilmar Marpaung, Kasi Intel Korem 131 Santiago kolonel Ario P, Bupati Hi Salihi Mokodongan,Wabub Yanny R Tuuk Sth MM, Dandim 1303 BM, Kapolres Bolmong, anggota DPRD Dapil Dumoga, sejumlah pejabat Pemkab tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda serta masyarakat setempat.

Bupati Hi Salihi mengawali sambutanya mengatakan, agar warga mampu menahan diri dan tidak main hakim sendiri serta menyerahkan segala proses hukum kepada aparat yang berwenang. Kepada Kapolda bupati berharap agar menurunkan jajarannya untuk menumpas berbagai macam penyakit masyarakat dan memproses hukum pelaku kekerasan.

“Diminta segera lakukan operasi terhadap miras dan sajam, serta menangkap pelaku penganiayaan dan pembunuhan untuk diproses secara hukum.

Kapolda Sulut Brigjen Wilmar Marpaung dalam sambutannya mengaku sangat prihatin atas adanya korban dan berharap hal itu tidak terjadi lagi. Kapolda berpesan agar masyarakat membantu tugas kepolisian untuk menuntaskan masalah hukum yang terjadi.

Kapolda berjanji memperkuat Polsek di daerah rawan konflik serta meningkatkan operasi miras dan sajam.

Lebih jauh kapolda mengimbau kepada masyarakat untuk membantu polisi dengan memberikan informasi agar penyelidikan cepat tuntas, “karena tanpa bantuan masyarakat polisi tidak akan maksimal dalam bekerja” ujar Marpaung.

Usai berdialog dengan warga Imandi rombongan Pemkab Bolmong dan Polda Sulut menuju Desa Tambun untuk melakukan hal yang sama.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Hi Salihi kembali berpesan kepada warga masyakat untuk saling menahan diri, hilangkan dendam, serta mempercayakan penanganan proses hukum pada aparat yang berwenang .

“Jangan cepat emosi, selesaikan segala sesuatunya dengan kepala dingin dan akal sehat, balas dendam tidak akan menyelesaikan masalah, serahkan proses hukum kepada pihak berwajib” ujar bupati.

Sementara Kapolda Brigjen Marpaung berharap kepada warga masyarakat untuk dapat meredam emosi terutama para anak muda. Kapolda berpesan bila masih ada pelayanan polisi yang dirasakan masih kurang, segera laporkan dan akan ditindaklanjuti secara berjenjang.

Sementara itu warga meminta kepada pihak kepolisian agar pos keamanan di batas kedua desa dibangun dan diaktifkan kembali serta meminta keberadaan petugas yang berjaga secara bergantian di tempat itu.

Reporter: Wiradi Gilalom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here