Pemkab Tuding PLN Lalai Kembalikan Kelebihan Pembayaran Listrik

0
328
Pemkab Tuding PLN Lalai Kembalikan Kelebihan Pembayaran Listrik Boltim
Oskar Manoppo SE MM

ZONA BOLTIM – Pemkab Bolmong Timur (Boltim) membantah sengaja menunggak tagihan listrik penerangan jalan selama 7 bulan, sebagaimana terungkap saat rapat dengar pendapat antara direksi PLN Kota Kotamobagu.

“Jadi tidak benar kami menunggak. Karena dana untuk bayar tagihan listrik kita siapkan,” ungkap Kepala DPPKAD Boltim, Oskar Manoppo, Senin (29/9).

Dia membeberkan, alasan pemerintah daerah belum menyetorkan tagihan tersebut karenakan PLN sendiri belum menyelesaikan kelebihan pembayaran listrik. “Hanya saja, mereka harus setor dulu kelebihan pembayaran listrik waktu lalu sekitar Rp 106 juta, karena itu masuk pendapatan daerah,” ungkap Manoppo.

Oskar menuturkan, pihaknya sejak Maret lalu telah menyurati pihak PLN agar segera menyelesaikan kelebihan pembayaran itu. Akan tetapi, surat itu baru dibalas pekan lalu. “Kita inginkan juga mereka lebih kooperatif. Jangan menuduh pemda tak bayar tagihan, namun kewajibannya tak merekA penuhi,” tegasnya.

Hal senada ditanggapi Kabag Umum Setda Boltim, Robby Mamonto. Dia menguraikan, kelebihan pembayaran ini dimulai saat pembayaran listrik untuk 100 titik penerangan jalan mulai dari Desa Togid hingga Paret. “Tagihan pembayarannya memang bervariasi setiap lampu-lampu jalan dan datanya ada dikantor, nanti saya kasih,” ucapnya.

Menurut dia, satu titik lampu jalan tagihannya ada yang belasan juta sampai puluhan juta. Akan tetapi, pihaknya belum mengecek langsung ke lapangan ada berapa kompensasi biayanya lampu jalan itu. “Bisa jadi angka kelebihan pembayaran itu lebih dari Rp 106 juta. Dan ini sama sekali belum PLN selesaikan dengan pemerintah daerah,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala PLN Ranting Modayag, I Gede Prawira, menyebutkan, jumlah tunggakan listrik Pemkab Boltim mencapai Rp 512 juta untuk ratusan lampu penerangan jalan dari Desa Togid hingga Kotabunan.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here