Pemkot Telusuri Penyebab Kelangkaan LPG

0
224
Pemkot Telusuri Penyebab Kelangkaan LPG Kotamobagu
Muhammad Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Kelangkaan Liquified Petrolium Gas (LPG) ukuran tiga kilo gram langsung direspon Pemerintah Kota (Pemkot). Rabu (16/5), Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, bersama instansi terkait turun ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) mengechek langsung ketersediaan stok sekaligus menginvestigasi penyebab kelangkaan tersebut.

“Kita chek langsung, karena ini sudah meresahkan masyarakat,” katanya, saat berada di SPBE yang berlokasi di Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Ia mengungkapkan, kelangkaan LPG yang terjadi beberapa hari terakhir harus segera diatasi. Sebab LPG menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. “Apalagi ini sudah memasuki bulan ramadhan, daya beli masyarakat meningkat hingga menjelang Idul Fitri nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan, Alfian Hasan, menjelaskan kuota LPG di Kota Kotamobagu setiap harinya sebanyak 7.200 tabung. Jumlah tersebut katanya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kotamobagu. “Sangat disayangkan menjelang ramadhan ini terjadi kekosongan di agen dan pangkalan. Bisa saja ada yang dari luar daerah datang membeli LPG di sini (Kotamobagu),” jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya mengusulkan penambahan kuota sebanyak 20 persen dari kuota setiap harinya. “Mudah-mudahan mendapat persetujuan dari pertamina, agar selama bulan ramadhan sampai menjelang Idul Fitri tidak ada kelangkaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Intel Polres Bolmong, Sismor Haroni, mengaku pihaknya akan mengawasi pendistribusian LPG di lapangan dan siap menindak tegas jika ditemukan ada yang melakukan penimbunan atau penyelundupan ke luar daerah. “Akan kita awasi mulai dari pendistribusian hingga kuota yang diberikan ke setiap agen,” tegasnya. (ads/gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here