Pemkot Terus Tingkatkan Layanan Publik Berbasis Elektronik

Pemkot Terus Tingkatkan Layanan Publik Berbasis Elektronik Kotamobagu
Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar (kiri depan), saat mengikuti sosialisasi pedoman evaluasi SPBE yang dilaksanakan KemenPAN-RB di Jakarta.

ZONA KOTAMOBAGU – Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengelar sosialisasi Pedoman Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Senin (19/3), di Jakarta.

Sosialisasi pedoman SPBE itu dilaksanakan berdasarkan PemenPAN-RB Nomor 5 Tahun 2018 yang ditetapkan Januari lalu. Kegiatan tersebut diikuti kementrian, lembaga, instansi pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota se-Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Ahmad Yani Umar, mengatakan melalui kegiatan itu, KemenPAN-RB mengevaluasi perkembangan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang diterapkan di masing-masing lembaga maupun instansi pemerintahan.

“KemenPAN-RB ingin melihat apa saja yang telah dilakukan oleh kementrian, lembaga maupun instansi pemerintahan dari tingkat pusat hingga ke daerah dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelayanan publik,” katanya, usai mengikuti kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan, evaluasi tersebut perlu dilakukan guna mengukur Indikator Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan publik yang dilaksanakan pemerintah.

“Evaluasi ini juga menjadi ajang sharing pemerintah daerah seluruh Indonesia dalam peningkatan layanan sistem pelayanan publik di masing-masing pemerintahan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Pemkot saat ini masih terus berinovasi dengan memanfaatkan laju perkembangan teknologi dalam sistem pemerintahan. Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Untuk Kota Kotamobagu tahun ini selain perluasan cakupan infrastruktur jaringan, juga terus berinovasi dalam mengembangkan berbagai layanan publik berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk lebih memudahkan masyarakat,” tambahnya.

Pada evaluasi SPBE itu, KemenPAN-RB bekerja sama dengan lima perguruan tinggi ternama di Indonesia, yakni Universitas Indonesia, Politeknik Elektronika Surabaya, Universitas Telkom, Universitas Gajah Mada dan Universitas Gunadarma. (ads/gito)

Leave a Response