Pemkot Vicon dengan BPJS, Ini yang Dibahas

0
56
Pemkot Vicon dengan BPJS, Ini yang Dibahas Headline Kotamobagu
Wakil wali kota Nayodo Koerniawan saat video conference dengan pihak BPJS.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan video conference (Vicon) dangan perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Tondano, di ruang kerja Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Rabu (29/4).

Menurut Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, vicon ini dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara Pemkot Kotamobagu dan BPJS. “Ini kita lakukan demi tercapainya komunikasi yang baik antara pihak pemangku kepentingan utama dan unsur-unsur terkait di Kotamobagu seperti Dinas Kesehatan, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bappelitbanga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” tutur Wawali.

Inti pertemuan tersebut, lanjut wawali, adalah menyelaraskan visi terkait jaminan kesehatan masyarakat di Kotamobagu. “Pemkot tetap menganggarkan peserta JKN-KIS sampai dengan Bulan Desember 2020 di saat Pandemi Covid 19,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kotamobagu, Suci Wulandari, mengungkapkan saat ini Kota Kotamobagu sudah Universal health Coverage (UHC), 97,19 persen masyarakatnya sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Berdasarkan keputusan MA, iuran peserta BPJS Mandiri batal naik berlaku per 1 April 2020, kelas 1 Rp 80.000, kelas 2 Rp 51.000 dan kelas 3 Rp 25.500. Tapi, untuk iuran peserta yang dijamin Pemkot per-UHC tetap mengacu di Perpres nomor 75 Tahun 2019 sebesar Rp 42.000 perjiwa setiap bulan,” jelas Suci. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here