Penahanan Ketua DPRD Boltim Menunggu Waktu yang Tepat

0
590
Penahanan Ketua DPRD Boltim Menunggu Waktu yang Tepat Hukum
F: Ilustrasi

ZONA HUKRIM – Menanggapi desakan soal perlakuan yang sama dan adil terhadap para tersangka korupsi di wilayah Bolmong Raya khususnya terkait penahanan pihak penyidik, Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Iver Manossoh SH menjelaskan, penahanan dilakukan hanya untuk kepentingan penyidikan bukan untuk memenuhi kepentingan pihak lain.

“Penahanan dilakukan bukan untuk memenuhi kepentingan dan harapan-harapan orang lain. Tapi untuk kepentingan penyidikan, dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” kata Manossoh kepada zonabmr.com, Kamis (12/6) sore tadi.

Lanjut dijelaskannya, penyidik melakukan penahanan mempertimbangkan ada atau tidaknya kekuatiran tersangka akan mempersulit proses penyidikan, atau melarikan diri. Juga mempertimbangkan jika ada kemungkinan tersangka mengulangi perbuatan, menghilangkan bukti serta pertimbangan lainnya seperti kondisi kesehatan tersangka. Hal itu sebagaimana diatur dalam hukum acara (KUHAP.red), jelasnya.

Disinggung soal kasus Mami Boltim dengan adanya persetujuan penahanan dari Gubernur terhadap tersangka SM selaku ketua DPRD Boltim, Kasat menyatakan itu langkah yang memang diatur dalam Undang-undang.

“Persetujuan gubernur tersebut merupakan mekanisme formil sebelum penyidik akan menahan seorang karena kedudukannya sebagai anggota DPRD. Soal kapan waktu penahanan dilakukan, tentunya menjadi kewenangan dan pertimbangan penyidik, menunggu waktu yang tepat,” tandasnya.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here