Penganiaya Anggota Armed Lolak Divonis 7 Tahun Penjara

0
438
Penganiaya Anggota Armed Lolak Divonis 7 Tahun Penjara Headline Hukum
Tampak terdakwa saat mendengar putusan hakim (Foto – Zulkifli Linggotu)

ZONA HUKRIM – Setelah menjalani rentetan agenda persidangan, Cornelius Rio Loway, terdakwa kasus penganiayaan seorang anggota Atileri Medan (Armed) Lolak, akhirnya disidangkan dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, Senin (08/12).

Sidang yang digelar pukul 17.00 Wita tersebut, diketuai Majelis Hakim Nur Dewi Sundari SH, anggota BM Cintia Buana SH dan Erick I Cristoffel SH. Dalam putusannya majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 170 ayat (2) ke 2 KUHPidana. Dengannya terdakwa dijatuhi hukuman 7 tahun pidana penjara.

Vonis yang dijatuhkan hakim selama 7 tahun tersebut, tak berbeda dengan yang dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nelson Manahan SH, sebelumnya. “Saya menerima putusan majelis hakim, sudah sesui tuntutan jaksa,” singkat Nelson saat diwawancara usai persidangan.

Diketahui, kasus ini terjadi di Jalur Dua, Jalan Kantor Bupati Bolmong, Desa Lalow, Kecamatan Lolak. Saat itu, korban Prada Sahlan Hamsa, pergi menaiki sepeda motor bersama temannya Prada Bakso. Setibanya di jalur dua, mereka melihat ada sekolompok pemuda sedang minum minuman beralkohol. Tak lama kemudian terjadi adu mulut antara korban dan para pemuda tersebut, hingga perkelahian pun tak terelakkan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kiri tangannya hingga jarinya cacat, serta mata sebelah kanan mengalami cacat permanen (buta.red) akibat terkena pukulan botol minuman. Usai kejadian, terdakwa melarikan diri kelurar kota, sedangkan teman-temannya yakni Cristofel, J. Loway, Mendrik Taas dan Jhon Lendu, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here