Pengawal Tahanan Kejari Kotamobagu Disidangkan

0
491
Pengawal Tahanan Kejari Kotamobagu Disidangkan Headline Hukum
Tampak Dwi Setyo Wahyudi saat disidangkan sebagai saksi

ZONA HUKRIM – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan terdakwa HA alias Heldi (21) warga Desa Tapa Aog, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), memasuki agenda pemeriksaan saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, Senin (22/9).

Sidang yang diketuai Majelis Hakim B Made Cintia Buana SH, menghadirkan dua orang saksi, salah satunya adalah Dwi Setyo Wahyudi, yang merupakan pemilik motor Honda Revo yang dicuri terdakwa Heldi.

Dalam kesaksiannya, Dwi mengaku sejak pertama ia datang ke kebun hingga dirinya pulang, motor tersebut masih dilihatnya terparkir di pondok perkebunan. “Sampai saya pulang dari kebun, motor tersebut saya lihat masih terparkir di sabua (pondok) itu,” kata Dwi, yang diketahui juga sebagai pengawal tahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu ini.

Lanjut Dwi, motor tersebut digunakan seorang pekerja kebun cengkih miliknya. Motor baru diketahui hilang saat pekerjanya menyusul pulang kemudian mendapati motor itu sudah tak lagi berada di pondok tersebut.

Dalam kesaksiannya, Dwi juga menjawab beberapa pertanyaan majelis hakim bahwa kebun berisi ratusan pohon cengkih miliknya itu sedang dibangunkan pondok oleh pekerja yang dipinjamkan motor Honda Revo miliknya tersebut. Dwi juga mengungkapkan, motor yang dicuri itu merupakan satu dari beberapa motor miliknya. “Iya motor saya ada empat,” bebernya.

Usai mendengarkan kesaksian, majelis hakim kemudian menunda persidangan dengan mengagendakan sidang lanjutan pekan depan.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam surat dakwaan nomor REG.PERKARA.PDM-60/KBGU/Epp.2/08/2014, mendakwa terdakwa Heldi dengan pasal 363 ayat (1) butir 4 KUHPidana atau kedua, pasal 362 jo pasal 55 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun pidana penjara.

Sekadar diketahui, aksi curanmor terdakwa Heldi ini dilakukan bersama rekannya RA alias Romi yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). Aksi untuk mengasak motor milik Dwi itu sudah diniatkan sebelumnya oleh terdakwa. Hingganya, sesampai di pondok tempat motor itu diparkir, terdakwa langsung mematahkan kunci stir dan mencabut socket motor kemudian dihidupkan dan membawa kabur motor tersebut bersama rekannya.(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here