Pengawalan Lengah, Tahanan Kejari Kotamobagu Kabur

0
571
Pengawalan Lengah, Tahanan Kejari Kotamobagu Kabur Headline Hukum
F-Ilustrasi: Pengawalan tahanan usai disidang di PN Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Terdakwa kasus penculikan dan percobaan perkosaan, MM alias Bute (43), Warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, melarikan diri saat akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, Selasa (24/03) siang tadi.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Kotamobagu, Febrian Muhammad SH, membenarkan kejadian tersebut. “Iya, hari ini seharusnya sudah pada tahap pemeriksaan saksi. Namun batal karena terdakwa melarikan diri,” ujar Febrian saat dikonfirmasi di kantor Kejari Kotamobagu.

Bute melarikan diri saat baru turun dari mobil tahanan kejaksaan. Saat turun dari mobil, Bute langsung memesan kopi di kantin samping PN Kotamobagu tanpa didampingi Jaksa. Melihat kelengahan dari jaksa, Bute langsung melarikan diri menggunakan angkot jurusan Modayag, yang saat itu melintas di ruas jalan samping PN.

“Penjagaan sama seperti biasanya. Dia (terdakwa, red) diangkut dengan mobil tahanan dari rumah tahanan ke pengadilan,” ungkap Febrian.

Dia berharap agar terdakwa segera menyerahkan diri. Pihaknya juga telah berkordinasi dengan aparat Polres Bolmong agar pelaku secepatnya tertangkap. “Kami belum melaporkan secara resmi karena belum 1 kali 24 jam. Namun saya sudah berkoordinasi dengan polres termasuk dengan polsek-polsek,” kata Febrian.

Lanjutnya, atas kejadian tersebut maka tuntutan untuk terdakwa bakal bertambah. “Yah pasti akan bertambah karena melarikan diri,” tandasnya.

Diketahui, Bute merupakan terdakwa kasus penculikan dan percobaan perkosaan terhadap korban dengan nama samaran Bunga (23), warga Kecamatan Kotamobagu Timur. Bute menculik korban pada Rabu 3 September 2014 lalu, sekitar pukul 18.30 Wita di sekitar simpang empat Kelurahan Kotobangun. Bute lanjut membawa korban ke Gorontalo. Saat di Gorontalo korban berhasil melarikan diri.

Bute sendiri tertangkap di Desa Abak, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong pada Rabu 11 November 2014. Saat dibekuk polisi, kaki Bute terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melarikan diri.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here