Petani Keluhkan Harga Cengkih Turun Dratis

0
324
Petani Keluhkan Harga Cengkih Turun Dratis Ekonomi
Petani tengah menjemur cengkih. /Ist

ZONA EKONOMI – Sejumlah petani di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) keluhkan tak stabilnya harga cengkih sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan para petani mulai merasa rugi akibat harga komoditas unggulan Sulut tersebut terus mengalami penurunan drastis.

“Harga Cengkih setiap hari terus mengalami penurunan, kami heran apa memang karena panen raya atau hanya permainan para tengkulak (pedagang) di Kotamobagu, yang menurunkan harga cengkih se enak saja,” kata Kano, salah satu petani cengkih saat bersua zonabmr,com, Kamis (13/8) siang tadi.

Menurutnya, jika harga cengkih terus turun pasti akan berdampak kerugian bagi para petani. Sebab biaya produksi panen mahal sementara harga cengkih murah.  “Biaya panen tidak sesuai lagi dengan harga cengkih, otomatis kami petani akan rugi,” ujarnya.

Kano menambahkan, harga cengkih pekan lalu masih berkisar Rp 94 ribu, namun saat ini turun Rp 80 ribuan per kilonya. Harga itu menurutnya cukup rendah jika dibandingkan dengan biaya produksi panen.

“Kami petani minta kepada pemerintah untuk melakukan peninjauan langsung atau operasi pasar terkait terus turunnya harga cengkih, jangan-jangan ini permainan para tengkulak yang ada di pasaran,” ujar Kano.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here