Pilsang Desa Tabang Diwarnai Pelemparan Batu

0
190

Pilsang Desa Tabang Diwarnai Pelemparan Batu Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Jalannya penghitungan suara Pemilihan Sangadi (Pilsang) Desa Tabang, Sabtu (12/12) sempat diwarnai pelemparan batu. Hal itu tak pelak membuat warga yang memadati kantor desa berhamburan panik. Upaya pengamanan terus dimaksimalkan aparat kepolisian meski dengan keterbatasan jumlah personel.

“Ada keterbatasan jumlah personil, karena personil Polres Bolmong banyak yang masih berjaga di Boltim. Hanya ada 20 personil Polsek Urban yang berjaga, tetapi Tim Maleo saat ini sedang dalam perjalanan,” kata Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Effendi Tubagus.

Tak lama setelah kedatangan Tim Maleo, pelemparan kedua terjadi dan kembali menimbulkan kepanikan. Untungnya Tim Maleo Polres Bolmong cepat tanggap mengamankan situasi.

Menurut keterangan Pj Sangadi Desa Tabang, Marham Anas Tungkagi, malam jelang hari pemilihan situasi memang memanas karena munculnya isu money politic yang dilakukan salah satu calon.

“Ada isu money politic yang dituduhkan ke calon nomor urut 1, dan diduga melibatkan oknum Kepala Dusun IV,” jelas Marham yang juga mejabat Camat Kotamobagu Selatan.

Meski sempat diwarnai aksi protes dari pendukung calon nomor urut 2, Penghitungan suara itu sendiri akhirnya selesai sekitar pukul 01.00 (13/12). Dengan hasil Calon nomor urut 1, Katrina Mokodompit unggul 977 suara berbanding 805 suara atas calon nomor urut 2, Nus Mamonto.

Hingga dini hari saat berita ini diturunkan, Polisi masih berjaga-jaga untuk mencegah timbulnya bentrokan antara pendukung kedua calon.

Reporter: Iswahyudi Masloman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here