Polemik Pernyataan Eyang di Media Cetak, Masuk Polres Bolmong

0
463
Polemik Pernyataan Eyang di Media Cetak, Masuk Polres Bolmong Boltim Hukum
Eyang menanggapi sejumlah pertanyaan wartawan di Mapolres Bolmong

ZONA HUKRIM – Pernyataan Bupati Bolaang Mongondow timur (Boltim) Sehan Landjar di salah satu media cetak yang isinya diduga menyinggung isu keagamaan, akhirnya bergulir ke Mapolres Bolmong setelah Dolfie Paat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Muslim Bolmong Bersatu resmi ajukan laporan, Sabtu (22/2) sekira jam 10 pagi tadi.

Laporan kepolisian dengan nomor LP/171/IV2014/SULUT/SPKT tersebut dilayangkan atas keberatan terhadap pernyataan Bupati Boltim Sehan Landjar yang dianggap menistakan agama di media Cetak yang terbit Jumat (2/2) kemarin.

Tak berselang lama, sekira pukul 15.00 Wita Bupati Boltim Sehan Landjar hadir di Mapolres Bolmong dan diarahan langsung di ruangan Kabag Ops. Selang hampir satu jam berkoordinasi dengan pihak Polres Bolmong diruangan tersebut, Bupati yang akrab disapa Eyang ini kemudian lanjut memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan yang sudah lama menunggu di Lobi Mapolres Bolmong.

Dalam keterangannya, Eyang tidak menangapi lebih tentang laporan kepolisian yang ditujukan padanya, menurutnya hal itu adalah hak setiap orang dan biarkan penegak hukum yang menanganinya. “itu hak setiap orang untuk mencari keadilan, saya serahkan sepenuhnya proses hukumnya kepada pihak yang berwenang,” katanya.

Bantah Materi Berita

Sementara itu, Eyang pun menepis terkait pernyataannya di media cetak yang terbit Jumat (21/2) kemarin. Kata eyang pernyataannya tidaklah demikian. Bahkan menurutnya kalau pun dirinya presiden dan penyataan itu betul keluar dari mulutnya, media saat memberitakan harusnya bisa memilah materi berita bagaimana yang tidak bertentangan dengan kode etik Jurnalistik.

“Tadi pemimpin redaksinya sudah menelepon saya dan dia meminta maaf dan menyesali kenapa berita itu bisa turun, bahkan dia sedang berada di Surabaya hari ini akan langsung pulang dan bertemu saya untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Saya menyambut baik maksud tersebut agar hal ini tidak lebih luas permasalahannya,” kata Landjar.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Iver Manossoh, saat dimintai keterangan terkait pemberitaan tersebut mengatakan bahwa ini merupakan delik undang undang, dalam hal ini pihaknya mengambil langkah diskresi untuk penanganannya. “Terkait pemberitaan media tersebut merupakan perkara terpisah. Dalam pengembangan penyelidikan, nantinya kami akan menyurati secara resmi kepada Dewan Pers untuk mengetahui kasus posisinya bagaimana, apakah ini pelanggaran atau tidak menurut Dewan Pers,” jelas Manossoh.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here