Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Pembakar Gereja di Singkil

0
252
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Pembakar Gereja di Singkil Hukum
F: Humas Mabes Polri

ZONA HUKRIM – Tiga orang resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran gereja di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (13/10/2015).

“Tiga orang yang ditetapkan tersangka atas inisial S, N dan I,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Agus Rianto, Kamis (15/10).

Lanjutnya, berdasarkan dua alat bukti yang cukup, ketiga tersangka diduga kuat turut merusak dan membakar gereja GHKI. Ketiganya sudah dijemput untuk diperiksa lebih lanjut di Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Singkil.

Selain ketiga tersebut, Kepolisian juga sudah menetapkan lima orang ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka diduga terlibat dalam aksi pembakaran, “Polisi terus bekerja mencari pelaku yang lain, termasuk pelaku penembakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Rianto.

Bentrokan antarmassa di Aceh Singkil pada Selasa terjadi di Desa Suka Makmur sekitar pukul 10.00 dan di Desa Kedangguran, Kecamatan Simpang Kanan, sekitar pukul 12.00. Peristiwa itu menyebabkan Gereja HKI dibakar, seorang warga tewas tertembak, dan empat warga mengalami luka-luka.

Peristiwa itu dipicu sejumlah ormas yang mendesak pemerintah setempat untuk menutup gereja yang tidak berizin pada 6 Oktober dan 8 Oktober. Pemerintah daerah pun menyepakati untuk menutup 10 gereja yang tidak berizin pada 19 Oktober. Namun, ada sejumlah pihak yang tidak sabar.

Ormas yang ada di wilayah itu meminta pemerintah menutup gereja dengan landasan kesepakatan warga Muslim dan Nasrani pada 1979 yang dikuatkan musyawarah pada tahun 2001. Berdasarkan kesepakatan itu, di Aceh Singkil, disetujui berdiri satu gereja dan empat undung-undung (tempat ibadah). Saat ini, ada 23 tempat ibadah dan gereja.(hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here