Polres Amankan Pelaku Penghadangan dan Pengrusakan Mobil di Boltim

0
221
Polres Amankan Pelaku Penghadangan dan Pengrusakan Mobil di Boltim Hukum
Suasana di Polsek Kotabuan siang tadi

ZONA HUKRIM – Memasuki masa tenang Pilkada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), suasana malah makin tak aman. Betapa tidak, sedikitnya 6 kendaraan milik warga dihadang dan dirusak oknum pendukung pasangan Calon Bupati saat melintas di ruas jalan Desa Tutuyan, Senin (07/12).

Tak hanya itu, data diperoleh menyebutkan, seorang pengendara pun ikut dianiaya setelah sebelumnya mobil yang dikendarai dihujani batu oleh massa pendukung tersebut. Untung saja pihak kepolisian sigap hingga aksi anarkis tersebut tidak meluas.

Polres Amankan Pelaku Penghadangan dan Pengrusakan Mobil di Boltim Hukum

Hal itu dibenarkan Kepala Polisi Resor Bolaang Mongondow melalui Kepala bagian Humas, AKP Saiful Tamu, saat dihubungi zonabmr.com, Senin (07/12) sore tadi, “Pelaku sudah kami tangkap beserta barang bukti,” tuturnya.

Disinggung soal inisial para pelaku, Saiful menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan, “Nanti kami koordinasikan lagi,” katanya.

Lanjut Saiful, pihaknya akan menindak tegas segala tindakan yang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat. Dirinya pun mengimbau agar masyarakat yang menghadapi pesta demokrasi khususnya di Boltim, tidak melakukan tindakan bereforia yang berlebihan, “Apalagi kemudian memaksa-maksakan kehendak. Jaga Kamtibmas supaya asas-asas dari demokrasi bisa terpenuhi,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya berharap warga menjaga nilai-nilai adat yang ada di Boltim, sehingga pesta demokrasi dalam hal Pemilukada itu bisa bermartabat, “Perbedaan pendapat itu adalah anugerah dan seharusnya saling menghormati bukan melakukan tindakan-tindakan anarki sampai merugikan pihak-pihak lain,” pungkas Saiful.

Sekadar informasi, malam ini dikabarkan terjadi ketegangan antar sekelompok warga di Desa Tutuyan. Data diperoleh menyebutkan, dua orang warga menjadi korban penganiayaan. Ratusan aparat pun telah diterjunkan di wilayah setempat.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here