Polres Boltim Launching Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara

0
108
Polres Boltim Launching Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara Boltim Headline Hukum
Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar disaksikan Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK saat menanam bibit jagung dalam Launching Kampung Tangguh Nusantara di Desa Liberia Timur.

ZONA BOLTIM – Dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 mulai dari tingkat paling bawah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Polres Boltim resmi me-launching program Kampung Tangguh Nusantara di Desa Liberia Timur, Kecamatan Modayag, Senin (29/6).

Hadir dalam peresmian, Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar, Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK, Wakapolres Boltim, Kompol Muhammad S. Manoarfa SSos, Mewakili Dandim 1303 Bolmong, Mayor Inf Burhan, Sekda Boltim, Sonny Waroka, Asisten 1, Priyamos, Asisten 2, Ramlah Mokodompis, Asisten 3, Djainudin Mokoginta, Kadis PMD, Uyun Pangalim, Kadis Kesehatan, Eko Marsidi, Kadis Pertanian, Mat Sunardi, Camat Modayag, Sukaryanto Sudikrom, Kapolsek Modayag, Iptu Suradiman, Kapolsek Kotabunan, Kompol Rulie Suhendi Djam, Kapolsek Nuangan, Iptu Agus Sumadik, Kepala Puskesmas Modayag, dr Randi Permadi, para Sangadi dan Aparat Desa Se-Kecamatan Modayag, para Anggota Koramil Modayag, anggota Polres dan Polsek Modayag, serta Masyarakat Liberia Timur.

Polres Boltim Launching Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara Boltim Headline Hukum  Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kampung Tangguh Nusantara ini merupakan program Kapolri yang pelaksananaannya bekerjasama dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa. Dengan adanya penyebaran virus Covid-19, maka Polri dalam hal ini melakukan satu terobosan dalam rangka memutus atau mencegah penyebaran virus corona. “Tujuan pembentukan Kampung Tangguh Nusantara ini juga untuk mendorong warga masyarakat agar mereka melakukan satu kegiatan-kegiatan demi untuk memutus mata rantai Covid-19. Diantaranya yaitu tangguh keamanan, tangguh kesehatan, dan tangguh ketahanan pangan yang tujuannya memutus rantai Covid-19,” kata Kapolres.

Kapolres juga berharap, kepada pemerintah desa dan masyarakat agar selalu membangun sinergitas demi menciptakan suasana yang kondusif dan aman. “Polri akan selalu hadir ditengah masyarakat dalam menjaga kamtibmas serta mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 belum berakhi,” harapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar, sangat mengapresiasi pencanangan Kampung Tangguh Nusantara di desa Liberia Timur oleh Polri khususnya Polres Boltim. “Pencanangan Kampung Tangguh Nusantara ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bagi masyarakat Boltim. Atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan terima kasih kepada Polri khususnya Polres Boltim yang telah menunjuk desa Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara,” ujar Sehan.

Polres Boltim Launching Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara Boltim Headline Hukum
Sangadi Desa Liberia Timur, Sudarno Mislan saat memberikan sambutan didampingi Bhabinkamtibmas, Brikpa Hijrah Arafat Mamonto dan Babinsa, Serda Eko Sofyan Hadi.

Sangadi Liberia Timur, Sudarno Mislan, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pemerintah dan masyarakat Desa Liberia Timur merasa bangga dan terhormat atas ditunjuknya sebagai Kampung Tangguh Nusantara. “Pemèrintah dan Masyarakat Siap membantu dan melaksanakan pprogram dari Polri dalam hal ini Polres Boltim. Dan semoga program ini bisa bermanfaat dan memberikan berkah bagi desa kami di liberia timur agar Kami tetap tangguh dan kuat dalam ketahanan pangan. Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Liberia Timur mengucapkan banyak terima Kasih kepada Kapolres Boltim yang telah menjadikan Desa Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara,” ucapnya.

Diketahui, kegiatan launching Kampung Tangguh Nusantara di Desa Liberia Timur, diawali gunting pita oleh Bupati Boltim didampingi Kapolres Boltim sekaligus penyerahan Bantuan Bibit jagung, pala, kelapa, cabai, dan benih ikan air tawar, kemudian dilanjutkan kegiatan pelepasan benih ikan air tawar, peninjauan UKM (Usaha Kecil Menengah), penanaman benih jagung serta peninjauan peternakan jenis sapi. (gufran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here