Home Headline Polres Kotamobagu Amankan Pelaku PETI di Lokasi Jalina Bakan

Polres Kotamobagu Amankan Pelaku PETI di Lokasi Jalina Bakan

0
109
Polres Kotamobagu Amankan Pelaku PETI di Lokasi Jalina Bakan Headline Hukum
Salah satu pelaku yang diamankan Polres Kotamobagu.

ZONA HUKUM – Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, terus digalakkan Kepolisian Resor (Polres) Kotamobagu guna mencegah bertambahnya korban jiwa serta dampak kerusakan lingkungan di lokasi PETI tersebut.

Berbagai upaya dan langkah yang dilakukan pihak kepolisian mulai dari sosialisasi, imbauan, edukasi serta pencegahan terhadap dampak kerusakan lingkungan ternyata tidak dihiraukan para pelaku penambang liar.

Langkah tegas pun langsung dilakukan Polres Kotamobagu. Sabtu (5/9), pada saat petugas melaksanakan patroli di lokasi Jalina-Tapa Gale, petugas mendapati ada 3 orang masing-masing, SP Alias Hendro, JP alias Jemmy, dan JS alias Jhon (52) sedang melakukan pengolahan emas tanpa ijin. Namun dalam penangkapan tersebut, hanya satu tersangka yang berhasil diamankan yakni JS alias Jhon. Sementara SP dan JP berhasil melarikan diri dari kejaran petugas.

Pelaku dan Barang Bukti langsung diamankan oleh petugas dan dibawa ke Mapolres Kotamobagu untuk diproses sesuai ketentuan undang-undang.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK melalui Kasubag Humas, Iptu Rusman M. Saleh, SE membenarkan adanya kegiatan penambangan tanpa ijin oleh ketiga oknum penambang tersebut.

“Berdasarkan bukti permulaan yang cukup para tersangka diduga keras telah melakukan Tindak Pidana Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) pada hari Sabtu tanggal 05 September 2020 di lokasi Jalina – Tapa gale yang beralamatkan di Desa Bakan Kecamatan lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba Jo Undang-Undang RI Nomor 03 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba ancaman hukuman diatas 5 tahun,” jelas Rusman.

Lanjutnya, saat ini salah satu tersangka sudah diamankan di Polres Kotamobagu guna proses penyidikan oleh Penyidik Satuan Reskrim Polres Kotamobagu. “Kami mengimbau untuk pelaku lainnya yang melarikan diri diharapkan untuk menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian,” tegasnya. (guf)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here