Polres Kotamobagu tak Pandang Bulu Tindak Pelaku Illegal Mining

0
51
Polres Kotamobagu tak Pandang Bulu Tindak Pelaku Illegal Mining Headline Hukum
AKBP Prasetya Sejati SIK

ZONA HUKUM – Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK, menegaskan takkan pandang bulu menindak para pelaku Illegal Mining di wilayah hukumnya.

Penegasan ini disampaikan Kapolres sebagai jawaban atas informasi yang beredar mengenai ketidakadilan Polres Kotamobagu dalam menindak para pelaku illegal mining.

“Soal informasi bahwa kami (Polres Kotamobagu) tidak adil dalam menindak para pelaku, itu tidak benar. Saya tegaskan, kami tak pandang bulu untuk menindak para pelaku illegal mining di wilayah hukum Polres Kotamobagu. Terkait status tersangka AL, kini dalam tahap sidik untuk ditingkatkan ketahap penuntutan,” tegas Kapolres.

Seperti diketahui, Polres Kotamobagu sudah menetapkan tersangka kepada dua orang yang dikenal sebagai bos besar di Lokasi Pertambangan Emas, Potolo, Desa Tanoyan Selatan. Keduanya adalah AL alias Gus dan SW alias Sten. Status perkara kedua bos tambang tersebut saat ini adalah tahapan penyidikan untuk ditingkatkan ke tahap penuntutan.
“Keduanya dikenakkan pasal 158 undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara,” ujar Kapolres.

Melalui konferensi pers yang digelar Polres Kotamobagu beberapa hari lalu, dijelaskan kronologis penangkapan terhadap tersangka AL. Ia ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor: lp/362/V/2020/reskrim tanggal 9 Mei 2020 dengan surat perintah penyidikan nomor sprindik/74/V/2020 reskrim tanggal 9 Mei 2020, kemudian dilakukan olah TKP di Lokasi Pegunungan Rumahit, Perkebunan Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong. Tiga orang sudah diperiksa sebagai saksi. Ia ditangkap di kediamannya di Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan, dengan tidak melakukan perlawanan.

Sementara tersangka SW ditangkap di kediamannya di Kota Manado. Penangkapan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan polisi nomor: lp/244/III/2020/reskrim tanggal 18 Maret 2020, serta surat perintah penyidikan nomor sprindik/49/III/2020 Reskrim pada tanggal 26 Maret 2020. Sebanyak 9 orang sudah diperiksa sebagai saksi.
Polres Kotamobagu juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa; peralatan mesin serta sianida. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here