Potensi Menjanjikan, Peternak Babi Harap Bantuan Pemerintah

0
281
Potensi Menjanjikan, Peternak Babi Harap Bantuan Pemerintah Kotamobagu
Salah satu peternak babi di Kelurahan Tumubui.

ZONA KOTAMOBAGU – Potensi ternak babi ternyata sangat menjanjikan. Di Kelurahan Tumubui, Kecamatan Kotamobagu Timur, tak sedikit warga yang menggantungkan hidupnya lewat beternak babi. Salah satunya adalah Veki Rondonuwu (44). Mulai beternak babi sejak 2009 lalu, ia kini bisa menikmati hidupnya. Mampu menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi serta bisa membangun rumah lewat hasil ternaknya.

Ia mengakui, setiap kali panen ia bisa mendapatkan penghasilan hingga jutaan rupiah. “Puji tuhan, dengan beternak babi saya bisa bangun rumah dan membiayai sekolah dan kuliah anak-anak saya,” katanya.

Ia mengungkapkan, seekor babi ia jual seharga Rp5 juta. Jika dalam sebulan atau tiap kali panen mencapai 10 ekor, maka ia bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp50 juta. “Harga jual berbeda-beda, karena disesuaikan dengan beratnya. Kalau berat mencapai 130 kilo gram, harganya empat juta sampai lima juta per ekor. Biasanya yang datang membeli dari Minahasa. Kalau sudah dekat natal, tahun baru atau ada pengucapan, banyak pembeli yang datang,” ungkapnya.

Ia mengakui, kendala yang dihadapinya selama beternak babi adalah kurangnya pasokan pakan ternak hingga terbatasnya bantuan bibit dari pemerintah. “Yang menjadi kendala yakni pakannya. Karena babi harus diberikan makanan yang sesuai agar kualitas dagingnya juga akan sangat baik. Kalau sudah berumur tiga bulan harus diberi makan pelet, sedangkan kalau sudah memasuki usai dewasa atau sudah dekat panen, makanannya sudah ditambah jagung dan konsentrat. Harapannya, mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah berupa pakan ternak atau biaya untuk perawatannya,” ujarnya.

Kepala Bidang Peternakan, Manaf Pudul, mengimbau semua peternak babi untuk memperhatikan kesehatan ternaknya masing-masing. “Ada banyak peternak babi di sini. Kita mendorong pengembangannya, karena itu sangat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tuturnya. (ads/gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here