Pria Bolmut Divonis Seumur Hidup, Pengacara: Kami Akan Banding

0
301

Pria Bolmut Divonis Seumur Hidup, Pengacara: Kami Akan Banding Hukum

ZONA HUKRIM – Setelah menjalani rentetan angenda persidangan, terdakwa Harnoli Mamonto (28) warga Desa Tombolango. Kecamatan Sangkub, Bolmut, akhirnya dijatuhi vonis penjara oleh Majelis Hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Kotamobagu, Jumat (15/01) pukul 09.00 Wita.

Ketua Majelis Hakim Imanuel CH. R. Danes dan Hakim Anggota BM. Cintia Buana serta Noula M. M. Pangemananan, dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pidana pembunuhan berencana sebagai dalam dakwaan primer, “Menjatukan pidana terhadap Harnoli Mamonto dengan pidana seumur hidup,” kata Majelis Hakim.

Dalam putusannya, majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan bahwa perbuatan terdakwa tergolong sadis, tercela di masyarakat. Terdakwa juga telah membuat keluarga kehilangan korban.

Vonis majelis hakim tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumarni Larape dan Prima Poluakan, yang sebelumnya menuntut pidana penjara seumur hidup kepada terdakwa. Hal itu sebagaimana dakwaan primer JPU Pasal 340 KUHPidana. (Baca: Tebas Kepala Korban, Warga Bolmut Dituntut Seumur Hidup)

Terpantau, usai pembacaan putusan, terdakwa tampak tak kuasa menahan air matanya. Begitu pun keluarga terdakwa yang sempat hadir dalam persidangan ikut menangis. Terdakwa pun langsung digiring aparat polisi dan pengawal tahanan dari kejaksaan meninggalkan ruang sidang.

Diwawancarai, DM Lahunduitan selaku pengacara/penasihat hukum terdakwa mengatakan, soal putusan majelis hakim pihaknya akan melakukan upaya hukum lanjutan, “Kami penasihat hukum akan banding, karena ada hal-hal perlu belum terpenuhi. Pembunuhan oleh Harnoli (terdakwa) ini, bukan semata-semata direncanakan,” kata Lahunduitan.

Sementara, JPU Sumarni Larape saat diwawancarai mengatakan, jika terdakwa melalui penasihat hukumnya akan melakukan banding karena belum puas atas putusan itu, pihaknya akan mengikuti, “Yang pasti kami belum terima (memori banding terdakwa). Kalau sudah diterima, tentu kami akan menyiapkan kontra memori banding,” terangnya.

KRONOLOGIS KASUS

Sekadar diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu 06 Juni 2015 sekira pukul 13.00 Wita, di Desa Mokusato, Sangkub, Bolmong Utara. Siang itu, tersangka yang terbakar api cemburu langsung mendatangi rumah korban. Ia berteriak memanggil korban agar segera keluar dari rumahnya.

Korban pun keluar. Tak pelak, tersangka langsung menghujani pukulan bertubi-tubi. Karena terdesak, korban berusaha menghindar dengan melarikan diri. Tersangka yang belum puas berusaha mengejar korban dengan memegang sebilah parang di tangannya. Sial, aksi kejar-kejar itu membuat korban terjatuh di samping rumah tetangga.

Di situlah ajal korban tatkala tersangka menyerang secara membabi buta hingga korban tewas dengan luka tebasan sekujur tubuh. Warga sekitar sempat menyaksikan kalau tersangka sempat membawa kepala korban ke rumah istrinya.

Reporter: Zulkifli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here