Realisasi PBB-P2 Boltim Masih Rendah

0
619
Realisasi PBB-P2 Boltim Masih Rendah Boltim
Oskar Manoppo SE MM

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten Boltim menetapkan target Pajak Bumi Bangunan-Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) untuk 80 desa sebesar Rp665.127.598. Namun hingga akhir triwulan ketiga ini, capaian setoran pajak baru mencapai 21 persen atau sekitar Rp126.320.445.

Dari 80 desa yang ada, baru ada empat desa yang realisasinya mencapai 100 persen.  Keempat desa tersebut yakni, desa Modayag Barat dan Purworejo Tengah kecamatan Modayag, Pinobatuan kecamatan Modayag Barat serta Bukaka kecamatan Kotabunan. Sedangkan 76 desa lainnya masih masih dibawah 60 persen dan bahkan sebagian diantaranya masih 0 persen.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Oskar Manoppo mengatakan, untuk memaksimalkan penyerapan PBB-P2, pihaknya akan mengambil sikap tegas dengan tidak mencairkan Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) triwulan III, yang rencananya mulai dicairkan awal Oktober mendatang.

“Kita akan push penagihannya di triwulan ke tiga ini. Bagi desa yang realisasinya masih minim, TPAPD-nya tidak akan dicairkan. Ini sesuai dengan instruksi pak Sekda. Jadi kewajiban harus ditunaikan kemudian hak-nya akan diberikan,” kata Oskar.

Lanjut Oskar, pihaknya melakukan hal tersebut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Yang ditakutkan sudah disetor ke sangadi, kemudian masih ditahan dan belum diserahkan ke DPPKAD,” ujar Oskar.

Namun demikian, Oskar mengaku optimis realisasinya PBB-P2 bisa maksimal hingga akhir tahun anggaran. “Realisasi saat ini terhitung mulai proses penagihan pada Juli lalu.  Tim saat ini turun didesa-desa guna menggenjot setoran PBB,” aku Oskar.

Oskar menerangkan, besaran pajak yang ditargetkan ke masing-masing desa berbeda-beda. Disesuiakan dengan jumlah wajib dan objek pajak. “Masih banyak wajib pajak yang belum terdata. Data yang dberikan KPP Pratama Kotamobagu masih data 15 tahun lalu,” terang Oskar.

Namun demikian, Oskar mengaku optimis realisasinya PBB-P2 bisa maksimal hingga akhir tahun anggaran. “Realisasi saat ini terhitung mulai proses penagihan pada Juli lalu.  Tim saat ini turun didesa-desa guna menggenjot setoran PBB,” aku Oskar.

Oskar menerangkan, besaran pajak yang ditargetkan ke masing-masing desa berbeda-beda. Disesuiakan dengan jumlah wajib dan objek pajak. “Masih banyak wajib pajak yang belum terdata. Data yang dberikan KPP Pratama Kotamobagu masih data 15 tahun lalu,” terang Oskar.

Realisasi PBB per 15 September 2014

Kecamatan Modayag :
Penetapan Rp139.863.161
Realisasi: Rp36.167.895 (25,41 persen)

Kecamatan Modayag Barat
Penetapan : Rp56.966.586
Realisasi : Rp14.605.094 (26,41 persen)

Kecamatan Nuangan
Penetapan : Rp195.047.745.
Realisasi : Rp27.377.213 (18 persen)

Kecamatan Tutuyan :
Penetapan : Rp130.742.613
Realisasi : Rp21.615.620 (16,95 persen)

Kecamatan Kotabunan
Penetapan : Rp142.507.493
Realisasi : Rp23.584.623 (22,75 persen)

Sumber : DPPKAD

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here