Rp4 Miliar untuk BPJS ASN Kotamobagu

0
218

Rp4 Miliar untuk BPJS ASN Kotamobagu Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Asuransi kesehatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu berbentuk peserta di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), terus dibayarkan oleh Pemkot.

Tak tanggung-tanggung, untuk membiayai kepesertaan seluruh ASN-nya, Pemkot merogoh dana hingga Rp 4 miliar per tahunnya. Dana itu diambil dari potongan gaji bagi setiap ASN.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Rio Lombone, saat menghadiri rekonsiliasi data setoran iuran PNS Pusat, PNS Daerah, dan Iuran Pemda Triwulan I tahun 2016, yang diselenggarakan oleh Kantor Cabang Tondano BPJS Kesehatan, Kamis (14/4) kemarin.

“Perbulannya kita harus membayar sebesar tiga ratusan juta rupiah kepada BPJS. Untuk pembayaran iuran, melekat pada gaji masing-masing pegawai,” ungkap Rio.

Ia juga meminta kepada BPJS untuk lebih meningkatkan pelayanan. Mengingat, dana yang dikeluarkan Pemkot sangat besar, “Kan tidak semua PNS sakit, maka masyarakat Kotamobagu yang bisa menikmati pelayanan BPJS ini. Tetapi, sangat diharapkan ada peningkatan pelayanan terhadap peserta BPJS, baik ASN di tubuh Pemkot, atau pun masyarakat pada umumnya,” harap Rio.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Tondano BPJS Kesehatan, dr. Merita Rondonuwu menyampaikan, perlu adanya kesamaan antara ASN dan tenaga honorer daerah dalam pembiayaan BPJS tersebut. Itu disampaikannya mengingat tenaga honorer daerah juga dipekerjakan pemerintah.

“Mereka harus mendapatkan jaminan kesehatan yang layak. Tetapi, kami juga mengerti, ada perhitungan tersendiri soal penggajian dari tenaga honorer di masing-masing daerah,” kata Merita.

Sementara itu, Sekretaris Kotamobagu, Tahlis Gallang, merespon positif saran dari pihak BPJS Kesehatan. Namun, Tahlis mengungkapkan, di jajaran Pemkot belum ada tenaga honorer layaknya dalam aturan UU ASN.

“Yang dimaksud honorer itu kan P3K. Kita menunggu Juknis dulu soal P3K ini. Sejauh ini, di Kotamobagu belum ada tenaga P3K,” ungkap Tahlis.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here