Sadis! Oknum Polisi Buang Mayat Kepsek di Laut Inobonto

Sadis! Oknum Polisi Buang Mayat Kepsek di Laut Inobonto Headline Hukum
Suasana rekonstruksi

ZONA HUKRIM – Tim Resmob Manguni Polda Sulut menggelar rekonstruksi kasus penculikan dan pembunuhan korban Esron Sentinowu (65), seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di SMA Advent Klabat yang sebelumnya dikabarkan hilang. Rekonsturksi tersebut digelar di Desa Inobonto II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, Selasa (27/10).

Dari pantauan, Tim Manguni Polda Sulut tiba di TKP pukul 13.20 Wita dan langsung mempersiapkan proses rekonstruksi. para tersangka yang didatangkan penyidik yakni JK alias Jak seorang oknum polisi yang bertugas di Polsek Tenga, kemudian rekannya NP alias Nov. Keduanya merupakan warga Inobonto.

Sementara ada juga seorang wanita inisial MP alias Lisa yang tak lain merupakan rekan kerja korban. Ia diduga terlibat dalam kasus tersebut meski saat rekonstruksi MP hanya berada dalam mobil Avansa warna hitam yang berada dekat TKP.

Proses rekonstruksi dilakukan tersangka yakni JK dan NP selama 3 jam. Dari sejumlah adegan rekonstruksi, terkuat bagaimana korban dihabisi. Bermula saat tersangka JK menjemput NP dari tempat kostnya. Kemudian keduanya mencegat mobil yang dikendarai korban yang saat itu tengah bersama MP di wilayah Manado. Korban dan MP pun kemudian pindah ke mobil JK, sementara mobil korban dibiarkan dipinggir jalan.

Selama perjalanan dari manado ke Inobonto, JK memukuli korban. Setiba di TKP (Pantai Desa Inobonto) korban kembali dipukuli hingga terjatuh, bahkan JK lanjut menghujani kepala korban dengan batu sebanyak dua kali.

Korban yang diperkirakan telah tewas, kemudian dikuburkan dengan pasir di pinggiran pantai oleh JK dan NP. Selang dua jam, korban yang terkubur kemudian digali lagi dan dipindahkan ke perahu fiber bermotor 15 PK.

Dengan perahu tersebut, tersangka kemudian membawa korban dan membuang ke tengah laut. Lokasi dibuangnya korban sekitar 1 jam perjalanan mengunakan perahu ke tengah laut. Mayat korban pun saat dibuang sempat diikat bersamaan dengan bongkahan batu sebagai pemberat.

Kapolres Bolmong melalui Kabag Humas AKP Saiful Tamu saat dikonfirmasi membenarkan digelarnya rekonstruski tersebut. Kata dia, pembunuhan dilakukan pada Kamis (22/10) malam. Diperkirakan tubuh korban telah hancur namun upaya pencarian korban tetap dilaksanakan.

“Selain Tim Manguni Polda Sulut, turut hadir Polair dengan perlengkapan selamnya. Direncanakan mereka akan mencari korban di dasar laut pada lokasi korban dibuang. Kami (Polres Bolmong) hanya sebatas menemani tim yang sedang menyelediki kasus tersebut,” terang Saiful.(gito/wan)

Leave a Response