Seriusi Penanggulangan Permukiman Kumuh, Pemkot Gelar Workshop P2KKP

0
249

Seriusi Penanggulangan Permukiman Kumuh, Pemkot Gelar Workshop P2KKP Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus memaksimalkan Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2014-2019, yakni universal acces 100-0-100 (100 persen air bersih, 0 persen permukiman kumuh dan 100 persen sanitasi) Menyusul, digelarnya workshop penangan kawasan kumuh perkotaan (P2KKP), di Ballroom Hotel Sutanraja Kotamobagu, Kamis (10/03) tadi.

“Workshop ini merupakan sinkronisasi penanganan kawasan kumuh perkotaan di wilayah Kota Kotamobagu. Penanganan kawasan kumuh perkotaan merupakan program nasional yang dituangkan dalam RPJMD. Tahun 2019 nanti, target ini sudah harus tercapai. Artinya, tidak adalagi masyarakat yang mengeluhkan masalah air bersih. Kemudian permukiman kumuh dan sanitasi harus teratasi,” ujar Wali Kota Wali Kota Ir Tatong Bara, dalam sambutannya saat membuka kegiatan workshop.

Dikatakannya, kebijakan program percepatan penanggulangan kawasan kumuh menjadi salah satu prioritas pembangunan, “Ada tujuh indikator yang berkaitan dengan permasalahan kumuh, seperti keteraturan dan kepadatan kondisi fisik bangunan hunian, jalan lingkungan, ketersediaan air minum, drainase lingkungan, sanitasi, pengelolaan air limbah, masalah persampahan dan prasarana penanganan kebakaran,” kata Wali Kota.

Lanjut dijelaskannya, terdapat tiga kelurahan di Kota Kotamobagu yang ditetapkan sebagai lokasi penanganan kumuh, yakni Kelurahan Gogagoman, Sinindian dan Mogolaing, “Setelah kegiatan ini, semua yang terkait harus segera menindaklanjutinya. Sehingga target pembangunan yang sudah direncanakan dapat berjalan sebagaimana yang diharapakan,” jelas Wali Kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Jainudin Damopolii, Ketua dan sejumlah anggota Dekot serta ASN lingkup Pemkot Kotamobagu.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here