Sidak Pusat Perbelanjaan, Disdagkop Temukan Produk Makanan Kadaluarsa

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) menemukan makanan bayi siap saji serta biskuit kaleng kadaluarsa di dua pusat perbelanjaan berbeda, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pusat perbelanjaan dan sejumlah pertokoan, Selasa (5/12). Selain itu, Tim Disdagkop dan UKM juga menemukan pewarna makanan yang tak layar edar.

“Produk makanan yang kita temukan ini langsung kita sita. Ini tidak boleh lagi di jual karena sudah melebihi batas expired,” kata Kepala Disdagkop dan UKM, Herman Aray.

Ia menegaskan, pihaknya akan memberi peringatan kepada pemilik toko yang ditemukan produk makanan kadaluarsa. “Kita akan beri surat peringatan kepada pemilik toko agar ada efek jeranya. Kita harap ini menjadi perhatian dan kedepannya takkan terulang lagi. Perhatikan kualitas produk yang diperjualbelikan,” tegasnya.

Lanjutnya, sidak tersebut dilakukan dalam rangka memberi kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja.

“Apa terlebih ini sudah menjelang hari besar keagamaan. Daya beli masyarakat tentu meningkat. Untuk itu kegiatan ini (sidak) kita lakukan, agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berbelanja,” ujarnya.

Diungkapkannya, sidak tak hanya difokuskan di pusat-pusat perbelanjaan, mini market maupun pasar tradisional juga menjadi fokus perhatian. “Nanti kita akan turun juga ke pasar serta indomaret dan alfa mart,” ungkapnya.

Untuk pewarna makanan yang tak layak edar, Tim Disdagkop langsung meminta pemilik toko untuk mengeluarkannya dari pajangan. Sebab pewarna makanan tersebut mengandung bahan berbahaya dan tak layak digunakan pada makanan.

“Hasil pemeriksaan BPOM lalu, ini (pewarna makanan) sudah tak bisa diedarkan lagi dan harus dikeluarkan dari pajangan. Produk ini juga tak ada ijin edar dari BPOM karena berbahaya jika di konsumsi,” ujarnya.

Ditambahkannya, selain melakukan sidak pihaknya juga akanmemantau pergerakan harga serta ketersediaan bahan pokok.

“Sejauh ini masih normal. Untuk harga bahan pokok belum ada pergerakan. Stok juga aman. Kita akan pantau terus, jangan sampai ada oknum-oknum yang sengaja memainkan harga di momen seperti ini,” tambahnya. (ads/gito)

You might also like

Maksimalkan Produksi Daging Sapi Lokal, Pemkot Lakukan Inseminasi Buatan

ZONA KOTAMOBAGU –  Untuk memaksimalkan produksi daging sapi lokal, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus melakukan berbagai upaya dengan cara memasyarakatkan teknik Inseminasi Buatan (IB). “Ini guna untuk memperbaiki mutu genetik

Aparatur Desa dan Kelurahan se-Kotamobagu Belajar ke Bandung

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 33 Lurah dan Sangadi se-Kota Kotamobagu melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Bandung. Jawa Barat, Rabu (24/2). Kunjungan itu dalam rangka meningkatkan kemampuan para aparat pemerintah, khususnya di

Dishub Bakal Tertibkan Terminal Bayangan di Pusat Kota

ZONA KOTAMOBAGU – Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu dalam waktu dekat bakal melakukan penertiban terminal bayangan yang ada di sejumlah titik pusat kota. “Kami

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply